GRESIK ,SabdaNews.com— Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Warga Gresik menggelar aksi damai di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik pada Rabu (24/6/2026). Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Ribuan warga yang terdiri dari petani, nelayan, UMKM, hingga wali murid ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dhawam dan Anggota DPRD, Muhammad Kurdi.
Koordinator aksi, Alfan Syaifudin, menjelaskan bahwa aksi damai ini dipicu oleh adanya gelombang demonstrasi yang menuntut pemberhentian program kerakyatan tersebut. “Kami menyayangkan sikap kelompok yang menuntut program pemberian makan bergizi bagi siswa secara gratis ini dihentikan. Padahal, akses terhadap makanan bergizi seimbang adalah hak asasi manusia yang paling mendasar, terutama bagi anak-anak agar terbebas dari kelaparan dan tumbuh sehat,” ujar Alfan di sela-sela aksi.
Dalam orasinya, Forum Warga Gresik membeberkan sejumlah dampak masif dari program nasional yang menyasar 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia ini. Program MBG dinilai tidak hanya mengatasi masalah gizi buruk, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi bawah. Beberapa poin penting dampak program MBG yang disuarakan meliputi Penghematan Pengeluaran, kesehatan Generasi Muda, Multiplayer Effect Ekonomi, dan Penciptaan Lapangan Kerja.
Alfan menyebut ada dua tuntutan dari Forum Warga Gresik agar bisa disampaikan DPRD Gresik ke Pemerintah Pusat. “Kami menuntut program MBG sebagai hak dasar rakyat tetap dilanjutkan. Selain itu, kami meminta pemerintah untuk memberantas dan menghukum seberat-beratnya siapa pun yang berani melakukan korupsi terhadap program ini,” tegasnya.
Merespons aksi ini, Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dhawam mengaku pihaknya mendukung tuntutan masyarakat. Hal ini lantaran banyak yang terbantu dengan adanya program Presiden Prabowo-Gibran. “Tadi kami menandatangani tuntutan dari warga. Nanti akan kami teruskan ke Pemerintah,” ungkapnya. Aksi yang berlangsung tertib dan damai ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi para pengambil kebijakan di tingkat daerah maupun pusat untuk tidak goyah dalam mempertahankan program pro-rakyat tersebut. (Red)
