KPU Jatim Terima Kunjungan DPD Posnu  Dan DPD Pertuni Jatim

oleh -311 Dilihat

SabdaNews.com  – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menerima kunjungan Poros Sahabat Nusantara (Posnu) Jatim dan DPD Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Jatim pada Kamis (13/1/2023) kemarin.

Posnu Jatim hadir diwakili oleh Ketua Oktavian Ismail menyampaikan sebagai lembaga yang bergerak di berbagai bidang, Posnu Jatim menganggap penting untuk membangun komunikasi dengan lembaga strategis, salah satunya KPU Jatim.

“Posnu sebagai Pemantau Pemilu Serentak Tahun 2024. Alhamdulillah kami sudah teregistrasi oleh Bawaslu RI,” kata  Oktavian Ismail saat dikonfirmasi Jumat (13/1/2023).

Menerima kunjungan tersebut, Ketua KPU Jatim Choirul Anam menyambut baik dan terbuka kepada lembaga pemantau manapun. Ia juga berharap dukungan serta kontribusi dari pemantau untuk menyukseskan tahapan Pemilu 2024.

“Terlebih saat ini merupakan momentum politik yang luar biasa, sehingga sangat perlu KPU melakukan sinergi dengan berbagai pihak,” kata Choirul Anam.

Senada perwakilan dari DPD Pertuni Jatim yang diwakili oleh Biro Advokasi, Denny Khurniawan menyampaikan terima kasih karena telah disambut baik dengan KPU Jatim.

Ia mengaku senang karena pertama kalinya menginjakkan kaki di kantor KPU Jatim sudah terdapat akses bagi penyandang disabilitas.

“Saat kami masuk ternyata sudah ada guiding block. Kami menyampaikan bangga kepada KPU Jatim,” kata Denny.

Menurut Denny, Pertuni Jatim dapat bersinergi dengan KPU Jatim sesuai dengan program kerja yang direncanakan.

“Kami telah merancang dan menyusun 11 program prioritas dan telah kami sosialisasikan kepada stakeholder, salah satunya yaitu diklat penyelenggaraan pemilu,” jelasnya.

Menurut informasi dan data yang diperoleh Pertuni Jatim, jumlah partisipasi masyarakat bagi pemilih disabilitas, utamanya tuna netra saat Pemilu 2019 masih sangat rendah.

Harapan Pertuni bak gayung bersambut. Mengingat saat ini KPU Jatim tengah menyelenggarakan tahapan pemutakhiran data pemilih. Tahapan ini merupakan dasar untuk diselenggarakannya tahapan yang lain. Seperti halnya kebutuhan template surat suara yang menjadi kebutuhan penyandang disabilitas.

Senada, anggota KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro yang membidangi sosialisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat mengungkapkan jika selama ini KPU Jatim sudah bersinergi dengan segmen disabilitas.

“Selama Tahun 2022, kami telah melakukan banyak sosialisasi dengan segmen disabilitas, bekerjasama dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) setempat,” kata Gogot.

Bahkan selama ini KPU Jatim juga selalu berupaya memfasilitasi kebutuhan disabilitas. Mulai awal ketika pemutakhiran data pemilih, menciptakan tempat pemungutan suara yang aksesibel, hingga hak yang sama bagi disabilitas sebagai penyelenggara dan peserta pemilu.

Sementara Divisi Perencanaan dan Logistik Miftahur Rozaq memberikan atensi penuh kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan disabilitas. “Template menjadi kebutuhan dan merupakan bagian dari logistik pemilu yang akan kami perhatikan,” tambah  Rozaq.

Turut menyampaikan informasi, Divisi SDM, Penelitian, dan Pengembangan Rochani menuturkan terkait dengan partisipasi disabilitas sebagai penyelenggara pemilu memang ada, namun tidak banyak.

“Keikutsertaan ini sangat terbuka luas, karena disabilitas bukan menjadi halangan selama memenuhi persyaratan dan mampu menjalankan tugas di wilayah kerja masing-masing,” pungkas Rochani.

Turut hadir dalam rombongan Posnu yaitu Panca, Faisal, Imam dan Asrori. Sedangkan dari Pertuni hadir pula Ketua melalui daring, yaitu Rizal Kurniawan, Nurul Hikmah daan M. Daffa Auliauddien sebagai pendamping.

Adapun dari KPU Jatim turut pula hadir Nurul Amalia komisioner KPU Jatim, Sekretaris KPU Jatim Nanik Karsini, Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat Popong Anjarseno, Kasubbag Partisipasi Masyarakat Prahastiwi, serta staf. (pun)

Baca Juga:  HUT Ke 22 Partai Demokrat Bersamaan Ultah SBY Ke-74

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.