Home KESRATiga Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Warga Muhammadiyah

Tiga Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Warga Muhammadiyah

by sabda news

GRESIK, SabdaNews.com- Dalam kegiatan Baitul Arqom Guru dan Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah Kebomas Gresik Sabtu-Ahad (9-10/5/2026) yang dilangsungkan di Royal Hotel dan Villa Batu.  egiatan yang diikuti oleh guru dan karyawan dari SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) dan SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Kebomas Gresik Jawa Timur itu dihadiri Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF ) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof. Dr. Khozin, M.Si. sebagai pemateri.

Prof Khozin menyampaikan materi penguatan ideologi Muhammadiyah. Ia mengawali dengan sebuah cerita tiga jangan di Muhammadiyah.  Perilaku jangan pertama, ungkap prof Khozin adalah Tidak berkonflik, “jika ada yang kurang cocok, sampaikan langsung” Ujarnya.  Perilaku kedua yang mesti dihindari yaitu tidak korupsi, baik korupsi harta maupun korupsi waktu.

Dan perilaku ketiga adalah jangan kolot (tidak mau berubah, tidak ingin maju).  tidak sampai ada omongan ” Gini saja sudah baik, mengapa harus berubah.  Terkait materi ideologi Muhammadiyah, prof. Khozin menyampaikan bunyi pasal 4 Anggaran Dasar – Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada al-Qur’an dan as-Sunnah.

Prof. Khozin menyampaikan pengertian ideologi, yang pertama pandangan dunia (world view) Muhammadiyah tentang kehidupan.  kedua, imbuhnya, cita-cita (masyarakat ideal) yang ingin diwujudkan Muhammadiyah.  Yaitu masyarakat yang warganya baik hablum minannas dan baik pula hablun minallah.  Pengertian ketiga adalah cara-cara (ittiba’ dan berorganisasi) Muhammadiyah untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Prof Khozin mengungkapkan Muhammadiyah memandang dunia sebagai amanah Allah yang harus ditata dengan tauhid, ilmu, dan amal.  Prof Khozin menambahkan perilaku warga Muhammadiyah berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, dengan menekankan modernisme Islam, kemajuan pendidikan, kesehatan, dan sosial, serta menolak takhayul, bid’ah, dan khurafat demi terwujudnya masyarakat Islam berkemajuan.  ( Kontributor Mahfudz Efendi/Red)

You may also like

Leave a Comment