Home POLITIKGercep, PKB Siap Usung Kyai Marzuki Mustamar di Pilgub Jatim Meramaikan Pilgub Jatim

Gercep, PKB Siap Usung Kyai Marzuki Mustamar di Pilgub Jatim Meramaikan Pilgub Jatim

by Redaksi
logo Sabdanews oke

SabdaNews.com  – Munculnya nama KH Marzuki Mustamar mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim periode 2018 – 2023 sebagai kandidat alternatif calon Gubernur Jatim pada kontestasi Pilgub Jatim 2024 berdasarkan hasil survey Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) yang dirillis beberaa hari lalu, menuai respon positif dari sejumlah parpol di Jatim.

Terlebih, tingkat popularitas dan elektabilitas pengasuh ponpes Sabilur Rosyad Gesek Malang itu saat dilakukan simulasi melawan calon petahana Khofifah Indar Parawansa juga melampaui nama-nama yang muncul ke publik yang didominasi para ketua parpol dan sejumlah kepala daerah di Jatim.

Sekretaris DPW PKB Jatim Hj Anik Maslachah menyambut positif hasil survey ARCI yang menempatkan Mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar sebagai penantang kuat Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim pada 27 November mendatang.

Menurut perempuan yang juga wakil ketua DPRD Jatim, mencuatnya nama KH Marzuki Mustamar itu merupakan bukti kecintaan masyarakat Jatim kepada mantan ketua PWNU Jatim masih tinggi.

“Ini menandakan bahwa Kiai Marzuki sangat melekat dan dicintai masyarakat, dengan tidak lagi memimpin PWNU Jatim secara langsung, tidak menjadikan redupnya kecintaan masyarakat, malah menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk memimpin Jatim,” katanya saat dikonfirmasi Kamis (16/5/2024).

Sosok Dr. K.H. Marzuqi Mustamar, M.Ag. adalah ulama besar yang dicintai masyarakat Jawa Timur. Kiai Marzuki Mustamar lahir 22 September 1966 adalah Pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Kota Malang.

Seperti diketahui, Lembaga survey ARCI baru saja merilis hasil survey terbaru peta politik di Pilgub Jatim 2024. Dalam survey itu, muncul nama baru yakni KH Marzuki Mustamar  dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah sebagai penantang petahana Khofifah Indar Parawansa.

Dalam simulasi tertutup tiga nama, elektabilitas Khofifah semakin menguat di angka 49,3 persen, disusul KH Marzuki di angka 20,5 persen, lalu Anwar Sadad 17,7 persen. Sedangkan sebanyak 12,5 persen responden yang belum menentukan pilihan.

Bahkan dalam simulasi head to head antara Khofifah melawan KH Marzuki, elektabilitas Ketum PP Muslimat NU itu semakin menguat di angka 59,5 persen. Sementara KH Marzuki di angka 23,7 persen. Dan ada 16,8 persen responden yang belum menjawab atau belum menentukan.

Anik Maslachah menilai, masyarakat khususnya warga nahdliyin, menaruh harapan besar, agar mantan Ketua PWNU Jatim itu bisa memimpin Jatim kedepannya.

“Harapan masyarakat lebih luas lagi agar Kiai Marzuki memimpin pemerintahan di Jatim,” tambah politikus asal Sidoarjo.

Menurut Anik, modal elektabiltas 23,7 persen yang dimiliki Kiai Marzuki itu memang cukup mengejutkan. Karenanya dia optimis, jika mantan Ketua PWNU Jatim itu maju di Pilgub Jatim, maka bisa bersaing bahkan menyalip elektabilitas Khofifah.

“Dengan bermodalkan angka 23,7%, elektabilitas posisi ke-2 setelah bu Khofifah. Padahal beliau tidak pernah mencalonkan diri, tidak pernah kampanye, bukan politisi. Ini angka yang cukup tinggi dan amat sangat cukup untuk bisa memenangi Pilgub Jatim,” dalihnya.

Anik optimis kader yang akan diusung PKB kedepan itu bisa menang di Pilgub Jatim. Dia berharap agar nantinya, KH Marzuki Mustamar berkenan untuk menerima mandat partai agar ikut bertarung di Pilgub Jatim.

“Kami sangat optimis untuk bisa memenangi Pilgub ini mengingat selain elektabilitas awal sudah cukup untuk digasspol. Apalagi sudah ada beberapa partai yang siap gabung siapapun yang dijcalonkan PKB. Kami berharap agar beliaunya Kiai Marzuki berkenan,” pungkasnya. (pun)

You may also like

Leave a Comment