Home POLITIKWagub Emil Dardak Kembalikan Formulir Pendaftaran, Siap Lanjutkan Majukan Demokrat Jatim

Wagub Emil Dardak Kembalikan Formulir Pendaftaran, Siap Lanjutkan Majukan Demokrat Jatim

by sabda news

SabdaNews.com  — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim resmi mengembalikan formulir pendaftaran calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Langkah ini menandai kesiapannya untuk melanjutkan tanggung jawab memimpin partai berlambang bintang mercy di Jawa Timur untuk periode 2026-2031.

Turut pula mendampingi, puluhan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota di Jatim, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, anggota Fraksi Partai Demokrat Kota Surabaya, serta sejumlah politisi senior dan kader muda Demokrat Jatim.

Dalam sambutannya, Emil menyatakan bahwa pencalonan dirinya kembali pada Musda VII Partai Demokrat Jatim ini bukan semata soal jabatan, melainkan kelanjutan tanggung jawab yang sudah berjalan dan harus terus diemban.

“Sebagai petahana, saya juga bertanggungjawab untuk memastikan kepanitiaan Musda yang profesional dan independen. Mudah-mudahan Musda yang akan dilangsungkan pada 29 Agustus 2026 berjalan dengan lancar,” jelasnya saat dikonfirmasi di kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Kamis (20/8/2026) malam.

Ditegaskan Emil, Musda merupakan momentum untuk konsolidasi organisasi. Apalagi Partai Demokrat memiliki rekam jejak yang cukup panjang dan tahun ini akan memasuki usia 25 tahun atau seperempat abad Partai Demokrat telah mengabdi untuk negeri.

Dalam jejak perjalanan tersebut, kata Emil terdapat fase satu dekade kepemimpinan Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin Republik Indonesia, dan kader demokrat lainnya yang duduk di eksekutif maupun legislatif.

“Dalam konteks pemerintahan provinsi Jawa Timur, juga ada Pakde Karwo sebagai Gubernur Jatim dalam kapasitas kader demokrat. Dan bersama partai-partai koalisi serta kepercayaan Ibu Khofifah, Partai Demokrat juga menjadi bagian dari pemerintah provinsi Jawa Timur saat ini,” beber Wagub Jatim.

Menurut Emil, keberadaan Partai Demokrat di struktur pemerintahan juga terus berlanjut, dimana Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipercaya menjadi Menko bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Indonesia pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Keberadaan kader Partai Demokrat di struktur pemerintahan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepercayaan yang harus dijaga dengan kerja nyata di lapangan,” ungkapnya.

“Saya siap untuk bersama-sama dengan rekan-rekan bergerak bersama dalam perahu besar yang bernama Partai Demokrat. Kami terbuka dengan masukan dan kritik, baik dari internal maupun eksternal karena kita harus menjadi partai setia pada nilai-nilai perjuangan rakyat,” tambah suami Arumi Bachsin ini.

Diakui Emil, dirinya merasa terhormat karena proses pencalonannya lahir dari komunikasi hati ke hati dengan segenap ketua DPC, disertai supervisi intensif dari DPP Partai Demokrat.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mengakui masih ada kekurangan dalam perjalanan kepemimpinan Partai Demokrat. Namun dengan kesabaran dan semangat menyongsong masa depan yang lebih baik, kami mantap melangkah mengikuti Musda VII Partai Demokrat Jatim,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinannya ke depan akan tetap mengedepankan semangat kolektif kolegial bersama seluruh ketua DPC Partai Demokrat se Jatim.

“InsyaAllah sudah bulat karena kita kolektif kolegial dalam semangat mengelola partai ini” jelas Emil Dardak.

Emil juga menekankan bahwa kepemimpinannya ke depan akan tetap mengedepankan semangat kolektif kolegial bersama seluruh ketua DPC Partai Demokrat se Jatim.

“Setiap keputusan strategis partai selalu dibahas bersama seluruh ketua DPC melalui forum musyawarah atau rembuk internal. Hal ini sejalan dengan semangat kolektivitas yang menjadi cita-cita para pendiri Partai Demokrat,” jelas Emil.

Diambahkan, pencalonan kembali dirinya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim juga didasari hasil refleksi terhadap kepemimpinan partai selama periode terakhir.

Emil menilai kepemimpinan Ketua Umum AHY telah membawa arah yang baik bagi Partai Demokrat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, sehingga dukungan bersama untuk melanjutkan arah tersebut dinilai penting di tengah dinamika politik nasional saat ini.

Selain soal kepemimpinan internal, Emil juga menyoroti pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat anak ranting atau akar rumput untuk lebih responsif terhadap persoalan masyarakat.

Ia mencontohkan peran kader dan jaringan partai dalam membantu menjembatani warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan maupun program-program bantuan pemerintah yang belum tepat sasaran.

Persoalan kekeringan yang melanda di sebagian wilayah Jatim, lanjut Emil juga harus ditangani secara serius dan berkelanjutan, bukan hanya menjelang masa pencarian dukungan politik.

“Partai harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan yang berbeda di setiap daerah sehingga strategi penanganannya pun tidak bisa disamaratakan. Semangat kita harus selalu baru, selalu ada energi baru untuk menyongsong tantangan ke depan,” pintanya.

Ditanya soal struktur kepengurusan DPD ke depan, dengan lugas Emil menyatakan bahwa penyusunan struktur kepengurusan atau komposisi ketua, sekretaris dan bendahara ke depan akan mengikuti mekanisme formatur sesuai aturan organisasi partai yang berlaku.

“Itu bertahap, saya rasa sekarang bicara Musda dulu, ngak boleh mendahului. Terkait KSB itu nanti ada formatur dan DPP juga menjadi bagian tersebut,” pungkas pria murah senyum ini.(pun)

You may also like

Leave a Comment