JAKARTA.SabdaNews.com – Wakil Ketua I Bidang Pembina Anggota Muda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menghadiri penutupan Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 di Lapangan Utama Baperta Cibubur, Jakarta, Kamis (20/8/2026) kemarin.
Di hadapan puluhan ribu Pramuka Penggalang peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026, Arumi mendampingi Kepala Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso melakukan penekanan tombol sirine sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII.
Setibanya di Bumi Perkemahan Cibubur, kedatangan Arumi disambut riuh gemuruh kontingen Jawa Timur. Dia mengaku bangga melihat semangat para Pramuka Jawa Timur yang tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga hari terakhir.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Jambore Nasional bukan sekadar menjadi pengalaman berkemah bersama, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi para Pramuka untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama.
Arumi optimistis berbagai keterampilan tersebut akan menjadi bekal penting bagi para peserta ketika kembali ke daerah masing-masing dan menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.
“Kontingen Jawa Timur keren-keren, semuanya semangat. Di Jambore ini adik-adik diajari kedisiplinan dan kemandirian. Apalagi di era digitalisasi, keseharian kita sudah sangat mudah terkonsumsi oleh gadget,” kata istri Wagub Jatim ini.
Arumi menilai pengalaman selama sepekan di Jambore Nasional akan menjadi kenangan sekaligus pembelajaran berharga bagi para peserta.
“Meski pengalaman ini sebetulnya singkat, bagi adik-adik mungkin dirasa cukup lama. Tetapi ini menjadi bekal nanti di masa yang akan datang ketika sudah besar, karena pastinya akan ada banyak tuntutan kehidupan yang lebih berat lagi,” ujarnya.
Arumi yang juga Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur menyampaikan, sebanyak 1.537 anggota kontingen Jawa Timur diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.
“Alhamdulillah animo kontingen Jawa Timur sangat keren. Ada 1.500 lebih yang ikut, dan ini menunjukkan animo Gerakan Pramuka Jawa Timur sangat antusias,” imbuhnya.
Atas partisipasi dan semangat tersebut, Arumi menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh kontingen Jawa Timur yang telah membawa nama Jawa Timur dalam kegiatan kepanduan tingkat nasional.
“Terima kasih semangatnya, adik-adik. Alhamdulillah semuanya lancar sampai hari ini. Insya Allah kembali dengan lancar dan selamat sampai Jawa Timur,” ungkapnya.
Dia juga berpesan agar para peserta menjaga persaudaraan yang telah terbangun selama mengikuti Jambore Nasional.
“Nanti kalian satu kloter ini akan ingat satu sama lain. Ini pasti jadi kenangan yang paling indah buat kalian. Teruslah mengabdi di Gerakan Pramuka. Insya Allah tangguh semua anak Jawa Timur,” tutur Arumi Bachsin.
Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta agar tidak hanya mengenal potensi diri, tetapi juga mengenali potensi daerah masing-masing.
“Kenalilah potensi pangan di daerah adik-adik. Belajarlah tentang pertanian, peternakan sampai wirausaha,” pesannya.
Menurut Budi, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam menumbuhkan generasi muda yang produktif, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi di lingkungannya.
“Gerakan Pramuka ingin menumbuhkan produktivitas di usia muda supaya bisa mandiri, termasuk mandiri secara pangan,” katanya.
“Kesuksesan Jambore Nasional hari ini adalah hasil kerja sama, koordinasi, dan gotong royong yang telah dilaksanakan dengan baik. Ini menjadi momentum yang mahal ketika ribuan Pramuka Penggalang belajar bersama menjadi generasi yang berani bermimpi,” imbuhnya.
Diakhir, Budi Waseso berpesan kepada seluruh peserta untuk kembali ke daerah masing-masing dengan membawa semangat persaudaraan serta pengalaman yang diperoleh selama Jambore.
“Selamat kembali ke daerah masing-masing. Sampaikan salam persaudaraan kepada seluruh keluarga, sekolah, dan daerah kalian,” pungkasnya. (pun)
