PKS Gresik Lestarikan Permainan Tradisional, Gelar Lomba Lato-Lato

oleh -608 Dilihat

Lomba lato lato yang diikuti ratusan anak anak ( ft.ali/SabdaNews.com)

GRESIK-SabdaNews.com- Mengisi liburan sekolah, liburan tahun baru miladiyah, sekaligus mencoba mengurangi penggunaan gadged yang cenderung kurang bermanfaat bagi usia anak sekolah, maka digelar lomba lato lato, demikian diungkap Ketua DPD PKS Gresik, Muhammad Fahrizal. Minggu pagi (1/1/2022).

” Saat ini, anak usia pra sekolah, usia sekolah SD, SMP, dan SMA sudah tidak bisa dipisahkan dari alat elektronik / smartphone, dengan beragam keunggulan, keuntungan, serta kerugian dari pada penggunaan alat tersebut, apalagi tidak didampingi oleh orang tua yang paham akan pengunaan alat canggih tersebut, ” terang Fahrizal.

Untuk mengisi liburan semester, liburan akhir tahun, sekaligus mendekatkan antara anak dan keluarga, maka digelar lah permainan tradisional yang saat ini lagi booming, dan terbanyak adalah anak anak usia sekolah SD.

” Dengan permainan tradisional yang harganya berkisar Rp 5.000,- dan saat ini lagi booming dikalangan anak anak, apalagi untuk permainan ini perlu latihan rutin, ketenangan pikiran, konsentrasi yang tinggi, serta kekuatan otot tangan, dan saraf sensorik yang terampil, sehingga permainan tradisional ini menjadi sangat menarik, ” papar Adi Wisnugraha,  yang bertindak ketua panitia lomba.

Beberapa kategori dalam lomba ini, yaitu bagi usia  dibawah 17 tahun, dan kategori diatas 17 tahun. Diikuti 110 peserta yang berasal dari wilayah kecamatan : Gresik, Manyar, Kebomas, Menganti, para peserta tidak dipungut biaya pendaftaran, diberikan hadiah Juara 1 : 1 juta, juara II 750 ribu, Juara III  500 ribu.

Baca Juga:  Petrokimia Gresik Dan Pupuk Indonesia Dukung Prestasi Voli Indoensia  Melalui Ajang Asian “ VOLLEYBALL CONFEDERATION”

Junaidi pemenang lomba lato-lato kategori usia 17 tahun keatas mengaku senang karena untuk menjadi juara sudah berlatih selama 1 minggu, ”  Alhamdulillah latihan beberapa hari ini membuat saya juara, dulu saat usia sekolah SD permainan ini biasa dilakukan dengan mata tertutup, ” terangnya. ( ali/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.