GRESIK, SabdaNews.com-MUI GRESIK , Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ujungpangkah Masa Khidmat 2025-2030 menjadi momentum penguatan program keumatan hingga tingkat desa. Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Ujungpangkah, Selasa (12/5/2026), Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, mendorong agar seluruh program dan keputusan MUI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sampai lapisan paling bawah.
Pengurus MUI Kecamatan Ujungpangkah dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib, sementara Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan oleh Sekretaris MUI Kabupaten Gresik Drs. H. Awaluddin, M.Ag. Dalam arahannya, Kiai Rofiq menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus MUI Kecamatan Ujungpangkah yang baru dikukuhkan, khususnya kepada Ketua MUI Ujungpangkah KH. Hakim Nasih, dan berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah secara aktif dan terus memberikan manfaat bagi umat. “Harapan kami seluruh pengurus bisa berjalan aktif dan terus memberi manfaat pada umat,” ujarnya.
Menurut Kiai Rofiq, MUI memiliki peran penting sebagai khodimul umat sekaligus shodiqul hukumah. Sebagai khodimul umat, MUI diharapkan terus memberikan pencerahan dan menjadi rujukan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial keagamaan yang muncul di tengah umat.
Sementara sebagai shodiqul hukumah, lanjutnya, MUI menjadi mitra pemerintah dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial keagamaan. “MUI sebagai shodiqul hukumah bukan berarti selalu mengekor pemerintah, namun mengambil peran sebagai mitra pemerintah dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial keagamaan, karena MUI merupakan penengah dari ormas-ormas Islam yang ada di Indonesia,” jelasnya.
Atas dasar itu, MUI Kabupaten Gresik membentuk Kader Penggerak MUI Desa sebagai upaya memperluas jangkauan dakwah dan pelayanan umat hingga tingkat desa. Melalui kader tersebut, berbagai informasi, keputusan, fatwa, hingga tausyiyah MUI diharapkan dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat. “Harapan kita, program-program yang terkait kegiatan keumatan dampaknya bisa dirasakan masyarakat sampai tingkat desa,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Ujungpangkah yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Ujungpangkah, Shofwan Hadi, S.Ag., M.Mb., berharap keberadaan MUI dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di wilayah Ujungpangkah, termasuk menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pilkades di dua desa tahun ini. “Apalagi tahun ini Kecamatan Ujungpangkah ada dua desa yang akan melaksanakan Pilkadas, kami minta tolong kepada para sesepuh agar kondisi Ujungpangkah tetap aman dan tenteram,” katanya.
Camat juga berharap, MUI Ujungpangkah ke depan dapat memiliki kantor sendiri sebagai pusat kegiatan dan pelayanan umat. Menurutnya, pemerintah kecamatan siap duduk bersama dan bermusyawarah untuk mewujudkan harapan tersebut. “Semoga tahun ini MUI Ujungpangkah bisa memiliki kantor sendiri. Kami pemerintah siap duduk bersama dan bermusyawarah bersama,” ujarnya.
Ketua Panitia Pengukuhan yang juga mewakili pimpinan MUI Ujungpangkah, Dr. Arif Widodo, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, MUI memiliki peran penting sebagai pembimbing umat, penjaga persaudaraan antarumat, serta mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, damai, dan bahagia.
“Kami berharap MUI semakin dirasakan manfaat kehadirannya di masyarakat dan menjadi penjaga kerukunan antar masyarakat, sehingga masyarakat di Ujungpangkah menjadi masyarakat yang damai dan tenteram,” ujarnya. Selain pengukuhan, kegiatan tersebut juga diisi dengan Pelatihan Juru Sembelih Halal menjelang Idul Adha 1447 H dengan menghadirkan DPD JULEHA Gresik sebagai pemateri dan diikuti takmir masjid se-Kecamatan Ujungpangkah. (lim/red )
