Pelatihan Jurnalistik Terhadap Siswa SMA Hidayatus Salam Lowayu Dukun

oleh -500 Dilihat

GRESIK, SabdaNews.com- SMA Hidayatus Salam Lowayu, Gresik, Jawa Timur menggelar pelatihan jurnalistik kepada siswanya, Selasa (31/1/2023). Itu dilakukan untuk melahirkan penulis-penulis hebat yang kelak mampu mengibarkan kebesaran dan kinerja baik sekolah. Pelatihan yang diikuti perwakilan masing-masing kelas itu menghadirkan Suhartoko Redaksi RadarJatim.id sebagai narasunber.

Menurut Hartoko diharapkan, pelatihan ini membekali siswa sekolah di wilayah Kecamatan Dukun itu tentang jurnalistik dan mampu mengembangkanya serta menyebarkan informasi yang dibutuhkan masyarakat. Terutama dikalangan sekolah, ia paling tidak di Sekolah ini memberi wawasan tentang tatacara penulisan jurnalistik.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa-siswi mampu mengembangkan dan melahirkan bakat jurnalistik serta menghidupkan ekstra kurikuler jurnalistik yang sebelumnya sempat vakum. Karena itu, tolong manfaatkan kesempatan ini secara maksimal,” ujar Moh. Atho’illah, SPd, Kepala SMA Hidayatus Salam saat membuka Workshop Jurnalistik di Musholla Padhange Ati di kompleks sekolah di Gresik Utara tersebut.

Ia berharap, dengan pelatihan jurnalistik ini, kelak dapat melahirkan siswa yang memiliki keahlian dalam penulisan berita juga genre lainnya. Kegiatan ini melibatkan sebagian siswa SMA Hidayatus Salam dengan perwakilan 5 siswa setiap kelas, didampingi guru serta mahasiswa PPL dari Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan (INSUD). Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga turut berperan dalam mempersiapkan acara ini, dibantu sebagian guru, mulai dari persiapan panggung serta aspek penunjang acara lain yang telah disiapkan secara matang.

Baca Juga:  Bank Jatim Raih Paritrana Award 2022 Provinsi Jawa Timur

Suhartoko menanmbahkan selaku pengisi materi pada acara ini, selain menyampaikan teori juga memberikan praktik langsung penulisan berita. Sejumlah peserta juga nampak aktif dalam bertanya saat alumni Unesa ini memberikan kesempatan bertanya.Sehingga pendidikan jurnalistik ini akan bisa membantu Sekolah.

Seusai memberikan kesempatan menulis berita kepada seluruh peserta secara kelompok, Suhartoko langsung melakukan koreksi atau evaluasi. Secara bergantian, naskah berita yang ditulis diberi catatan sebagai bahan perbaikan. Untuk memastikan, bahwa seluruh peserta pelatihan bisa menulis genre jurnalistik, di antaranya berita dan feature, dalam beberapa bulan ke depan dilakukan pendampingan secara online(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.