PDI Perjuangan Dan Kiai Said Agil Siraj Gelar Ngaji Kebangsaan Keliling Jatim

oleh -468 Dilihat

SabdaNews.com  – DPD PDI Perjuangan bersama Baitul Muslimin Indonsia (Bamusi) Jatim menggelar istighosah dan ngaji kebangsaan dalam rangka peringatan HUT PDI Perjuangan ke-50 dan ulang tahun ke 76 Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim Jl Kendangsari Surabaya, Kamis (26/1/2023).

Yang menarik, istighosah dan ngaji kebangsaan tersebut menghadirkan mantan Ketum PBNU KH Said Agil Siraj. Turut pula hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, sekretaris DPD Sri Untari, Ketua Bamusi Jatim Marhaen, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, ketua DPC PDI P Surabaya, Adi Sutarwiyono dan anggota F-PDI Perjuangan Jatim serta anggota F-PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan istighosah dan pengajian ini merupakan kegiatan rutin yang digelar sayap PDI Perjuangan yang membidangi masalah keagamaan yakni Bamusi.

“Ini juga bagian dari rasa syukur karena PDI Perjuangan memasuki usia 50 tahun. Semoga PDI Perjuangan semakin dewasa dan menjadi partai yang dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara serta seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.

“Selain itu kita ingin mendoakan supaya  Ketum Ibu Megawati Soekarno Putri yang baru berulang tahun ke 76 senantiasa diberikan kesehatan dan kebijaksanaan sehingga bisa memimpin PDI Perjuangan menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu KH Said Agil Siraj yang juga menjabat Musytasar PBNU berharap PDI Perjuangan bisa menjadi partai yang bisa mengayomi seluruh elemen bangsa sehingga NKRI tetap utuh dan kebhinekaan tetap terjaga dengan baik.

“Semoga PDI Perjuangan menjadi semakin sukses dan menang pemilu. Dan Ibu Megawati Soekarno putri senantiasa diberikan Allah kesehatan dan panjang umur agar bisa memimpin PDI Perjuangan dengan baik,” kata Kiai Said Agil Siraj.

Ia mengakui memiliki hubungan yang dekat dengan Alm Taufik Kiemas maupun Megawati sejak jaman Gus Dur. Bahkan dirinya juga ikut dilibatkan dalam pembentukan dan lahirnya Bamusi bersama dengan Din Syamsudin dan Kang Sobari.

“Haji pertama kali Ibu Megawati juga saya yang membimbing, begitu juga saat umroh saya juga yang membimbing saat Pak Taufik Kiemas masih ada,” beber Kiai Said.

Menurut Kiai Said, pihaknya berharap Indonesia kedepan menjadi lebih baik dan maju. Selain itu masyarakatnya juga menjadi lebih toleran dan bermoral. Mengingat, Indonesia masih kalah dibanding negara-negara lain yang mayoritas penduduknya  bukan muslim, namun mereka bisa lebih aman dan bermoral dibanding kita.

“Saya pernah ke Australia punya pengalaman pribadi yang menarik. Saat belanja oleh-oleh ke toko kelontong Handphone saya tertinggal. Namun tak selang berapa lama ada dua orang mendatangi hotel tempat saya menginap memberikan handphone saya yang tertinggal di toko kelontong. Kalau di Surabaya dan kota-kota lain di Indonesia bisa seperti itu tentu kita bangga dan Indonesia akan semakin dihormati bangsa lain,” tuturnya.

Baca Juga:  Diantar Ojol dan Odong-Odong, PKS Partai Pertama yang Daftarkan Caleg ke KPU Gresik

Menjaga moralitas bangsa, kata Kiai Said  adalah tugas kita bersama seluruh elemen bangsa. Tak terkecuali PDI Perjuangan supaya mengedepankan lebih politik moral dalam berpolitik kebangsaan sehingga bisa menjadi panutan partai-partai yang lain dan seluruh masyarakat berbangsa.

Dalam sesi pemotongan tumpeng, juga terdapat kejadian menarik lantaran Walikota Surabaya Eri Cahyadi diberikan potongan tumpeng oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi karena dianggap sebagai kader terbaik PDI Perjuangan di Kota Surabaya.

Sontak, Kiai Said yang melihat kejadian tersebut ikut mendoakan supaya Eri Cahyadi bisa menjadi Gubernur Jatim kedepan. “Saya doakan Eri Cahyadi menjadi calon gubernur dan menang,” katanya.

Masih di tempat yang sama, sekretaris DPD PDI Perjuangan Dr Sri Untari Bisowarno menegaskan bahwa fokus utama PDI Perjuangan saat ini bagaimana bisa memenangkan Pileg 2024. Termasuk Kota Surabaya agar bisa mempertahankan menjadi basis suara PDI Perjuangan.

“Berdasarkan hasil survey PDI Perjuangan Kota Surabaya hasilnya bagus sekali sehingga kita berikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan dan Walikota Surabaya. Untuk urusan Pilgub masih jauh dan itu menjadi kewenangan Ibu Ketua Umum yang memutuskan,” jelas Untari.

Lebih jauh Sri Untari menjelaskan bahwa Ngaji Kebangsaan bersama KH Said Agil Siraj ini direncanakan akan keliling ke seluruh Jatim. Tentunya, kepala daerah yang ketempatan nanti dan kebetulan kader PDI Perjuangan adalah kader terbaik di daerah tersebut dan patut diberikan apresiasi seperti walikota Surabaya.
“Pak KH Said Agil sudah siap untuk memberikan tausyiah kepada seluruh kader PDI Perjuangan, lewat kepala-kepala daerah agar nanti kami semakin baik di dalam menghadapi situasi pemilu yang akan datang yang membutuhkan energi yang kuat untuk soliditas partai,” pungkas ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim. (tis)
Baca Juga:  Asosiasi Pedagang Pasar dan UMKM se Jatim Siap Sumbang Prabowo-Gibran 2 Juta Suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.