Memasuki Usia 15 Tahun, Partai Gerindra Semakin Berhasrat Menjadi Yang Terbaik

oleh -575 Dilihat

SabdaNews.com  – Partai Gerindra memasuki usia 15 Tahun bertepatan pada 2 Februari 2023. Kader partai besutan Prabowo Subinato di seluruh Indonesia menggelar berbagai acara dalam rangka syukuran, termasuk di DPD Partai Gerindra Jatim dikemas dalam kegiatan Gathering.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah mengatakan bahwa 15 tahun usia Partai Gerindra itu ibarat  anak remaja yang berarti sudah mempunyai hasrat.

“Hasrat Partai Gerindra di tahun ini adalah mampu menjadi partai terbesar menurut persepsi masyarakat ataupun menurut survei dan juga yang ujungnya kita ingin menang di 2024,” kata Kharisma.

Untuk mewujudkan kemenangan di Pileg maupun Pilpres 2024, kata Kharisma pada bulan Februari ini yang merupakan bulan Gerindra akan disemarakkan dengan pemasangan atribut partai dan kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.

Diantaranya, lomba senam di Batu, jalan sehat di Jember, mancing di Blitar dan Kediri, lalu ngaji kebangsaan di Gresik dan berbagai kegiatan lainnya di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

“Kita akan menyapa seluruh kader-kader Gerindra secara tertutup sampai kader desa dan TPS sekaligus untuk membuat gift way dan live facebook untuk mempertemukan totoh-tokoh Gerindra di pusat dengan teman-teman di grassroot,” ungkap Kharisma.

“Ini bisa juga disebut konsolidasi tanpa mobilisasi,” imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, pengamat politik dari Unesa Surabaya, Dr Mubarok Muharram menyarankan supaya Partai Gerindra berbenah jika ingin eksis dalam percaturan politik di Indonesia rentan waktu yang lama.

Baca Juga:  Cek Fakta, Gebyar Gemoy di Surabaya Diikuti 5000 Lebih Peserta

Mengingat, Partai Gerindra tergolong partai yang bergantung pada ketokohan figur ketua umumnya yakni Prabowo Subianto. “Jika figur tokoh partai itu sudah tak aktif biasanya partainya juga ikut terpuruk,” terang Mubarok.

Ia juga menyarankan konflik internal partai jangan sampai menjadi konsumsi publik karena itu justru akan melemahkan partai Gerindra yang ingin menang di 2024.

Semenara itu, Ir Budi Prasetyo yang turut memberikan masukan kepada DPD Partai Gerindra Jatim mengatakan, bahwa  prinsip nasionalisme yang menjadi platform Partai Gerindra merupakan semangat rakyat Indonesia sehingga potensi Gerindra besar dan menang pemilu juga sangat mungkin.

Apalagi, ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah memberikan contoh nyata dan kali pertama terjadi di Indonesia dimana orang yang dulunya rival di Pilpres mau masuk dalam kabinet pemerintahan yang sedang berkuasa dan diberi jabatan yang sangat strategis yaitu Menteri Pertahanan adalah orang yang sangat nasionalis dan berjiwa besar.

“Partai Gerindra harus mampu membangun persepsi itu kepada publik dengan membuat isu yang tepat yang dinarasikan dengan tepat sesuai latarbelakang masyarakat maka akan terbangun persepsi yang baik kepada Pak Prabowo sehingga masyarakat menjadi  respect dan mendukung Prabowo maupun Partai Gerindra di pemilu mendatang,” ungkap mantan kepala Bappedaprov Jatim.

Apalagi di tengah kondisi ancaman resisi global, pemerintah Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin yang paham untuk mempertahankan Indonesia di tengah persaingan dengan negara-negara di seluruh dunia.

Baca Juga:  PPK Kebomas, PPS Sidomoro Sosialisasi Pada Siswa Siswi SMK Semen Gresik

“Prabowo bisa menjadi harapan Indonesia bisa menghadapi segala ancaman itu jika terpilih di Pilpres 2024,” kata Hadi Pras mencontohkan persepsi yang bisa dibangun Kader partai Gerindra.

Sementara itu ketua panitia Hari Ulang Tahun Partai Gerindra ke 14 di DPD Partai Gerindra Jatim Budiono menambahkan bahwa ada banyak isu yang akan menjadi perhatian Partai Gerindra sebagai bentuk perhatian terhadap persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

Misalnya, soal tingginya angka stunting di Jatim sehingga Partai Gerindra ingin membantu pemerintah menurunkan stunting.

“Kita akan menggelar bansos dan pembagian makanan tambahan bergizi kepada ibu hamil dan balita di daerah-daerah yang banyak ditemukan angka stunting,” pungkas anggota Komisi E DPRD Jatim ini. (pun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.