Cegah Penyakit POLIO. Puskesmas Dukun GELAR VAKSIN Anak-Anak PAUD, TK, SD/MI Di Pendopo Balai Desa Babakbawo Kecamatan Dukun

oleh -613 Dilihat

GRESIK, SabdaNews.com- Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik melalui puskesmas Dukun melakukan tindakan preventif (pencegahan) penyakit Polio dengan menggelar Sub PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio pada bulan Januari dan Februari Tahun 2024. Program Sub PIN Polio ini merupakan respon Komite Imunisasi Nasional (KIN) dari penemuan kasus anak yang terjangkit virus polio di Kabupaten magelang Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur baru-baru ini.

Bertempat di Pendopo Balai Desa Babakbawo Kecamatan Dukun, Sabtu, (20/1/2024), petugas dari Dinas kesehatan Puskesmas Dukun melaksanakan Vaksin Polio terhadap anak-anak PAUD, TK, SD/MI Desa Babakbawo.  Ibu ISEROH, S.ST. Bidan Desa yang tempat tinggalnya di Desa Sukerejo, Kecamatan Sidayu, yang dinasnya menjadi Bidan Desa Babakbawo Kecamatan Dukun mengatakan, ” Jumlah  yang  Vaksin di Desa Babakbawo  Sekitar 356 anak yang meliputi : anak posyandu, PAUD, TK, dan SD/MI. Sedangkan sasaran peserta Vaksin ini adalah siswa-siswi sekolah berasal dari lembaga pendidikan Krajan Babakbawo maupun Krajan Sidomulyo,.

Mereka yang Vaksin dari Dusun Babakbawo adalah : 1.TK Mathlabul Huda 1: 47 anak. 2. RAM Baitul Huda : 50 anak. 3. MI Mathlabul Huda : 24 anak. 4. UPT SD Negeri 273 Gresik : 19 anak.5. Posyandu : 87 anak.Jadi jumlahnya : 227 anak.  Adapun peserta Vaksin dari Krajan Sidomulyo sekitar 336  anak, : 1 TK Mathlabul Huda 2 : 64 siswa.2 MI Mathlabul Huda 2 : 22 siswa .3. Posyandu Sidomulyo : 43 anak. Jadi jumlah anak yang divaksin adalah 129 anak , kata seorang  Bidan yang bertugas.

Baca Juga:  Baznas Gresik Gandeng KWG, Nyalurkan Beras Pada Abang Becak

Ibu dr. WIWIK SUSANTI. Kepala UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik pada Puskesmas Dukun menjelaskan,” Polio (Poliomyelitis) merupakan penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus Polio. Dimana penyakit tersebut menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak dan kecacatan seumur hidup, bahkan kematian akibat kelemahan pada otot pernafasan.  “Penyakit polio ini tidak bisa diobati karena sifatnya permanen. Namun, penyakit ini bisa dicegah dengan memberikan imunisasi pada bayi dan balita,” Tutur Ibu dr. Wiwik Susanti.

“Kasus polio paling banyak terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun, namun polio juga dapat terjadi pada semua usia. Apabila ditemukan kasus kelumpuhan mendadak pada anak-anak, segera laporkan kepada Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,”tandasnya.

Dijelaskan pula oleh Ibu dr.WIWIK SUSANTI, Imunisasi polio lengkap merupakan upaya pencegahan yang paling efektif dalam mencegah penyakit polio, agar virus polio tidak menular dan menyebar luas di masyarakat, maka kita semua harus memastikan sebagian besar anak yang merupakan sasaran mendapatkan imunisasi polio lengkap di seluruh Desa/Kelurahan.  “Salah satu penularan penyakit polio juga bisa melalui pencernaan yaitu BAB sembarangan, sehingga kita juga harus menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) serta menjaga kebersihan lingkungan dan tempat tinggal.

Pelaksanaan Sub PIN Polio di Kabupaten Gresik akan digelar dalam dua putaran. Putaran pertama akan dilaksanakan pada tanggal 15 sampai 21 Januari 2024 dan putaran kedua dilakukan tanggal 19 sampai 25 Februari 2024. Sedangkan sasaran imunisasi polio, yaitu semua anak usia 0-7 tahun (7 tahun 11 bulan 29 hari) tanpa memandang status imunisasi sebelumnya,”  “Vaksin polio ini dapat diperoleh secara gratis di berbagai tempat pelayanan seperti puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu, satuan pendidikan (PAUD, TK, SD/sederajat), serta pos imunisasi lain di bawah koordinasi puskesmas.” tandasnya.

Baca Juga:  Santri Ponpes Alkarimi Gresik Di Latih Public Speaking, " Terampil Berbicara Di Depan Umum"

Dirinya pun mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik yang memiliki anak dengan usia dimaksud untuk ikut dalam program Sub PIN Polio. “Mari bersama kita lindungi anak-anak kita dari polio atau penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ibu ARQONAH (63 th) dari RT.04 RW.02 desa Babakbawo, diwawancarai repoter disela-sela melaksanakan tugas membantu petugas Dinas kesehatan dalam memberikan Vaksin.”Alhamdulillah, pak, Masyarakat Babakbawo sangat guyub dan rukun. rupine sampun sadar betul, pentingnya imunisasi kangge putra-putrinipun demi mencegah penyakit dari kelumpuhan .” Tutur ibu yang sudah lansia dan aktif serta semangat di organisasi posyandu, PKK di Desa Babakbawo.

Pada kesempatan ini petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Dukun yang bertugas memberikan Vaksin di Desa Babakbawo Kec.Dukun berjumlah 9 Orang yang berasal dari Bidan dan Perawat. Alhasil dan Ucapan Alhamdulillah, kegiatan PIN ( pekan imunisasi Nasional) Vaksin Polio di Desa Babakbawo ini, berjalan dengan tertib, lancar dan aman serta sukses. (Mushlikh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.