SURABAYA,SabdaNews.com- Ramah lingkungan menjadi aset mahal untuk menjaga perusahaan sehat dan produktif. Ramah sapa dan komunikasi, ramah kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadikan seseorang lebih bersemangat dalam bekerja di perusahaan. Meyti Hanna Ester Kalangi, dosen STIAMAK Barunawati Surabaya melakukan penelitian tersebut.
Dalam ujian terbuka S3 di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jumat (23/5/2028) Meyti dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan dinyatakan sah menyandang gelar Doktor (Dr). Judul disertasi saya, “Bridging Green HRM and Employee Enviromental Behavior; a Multi-Path Mediation Model with Leadership Contingencies,” ujar Meyti, Senin (25/5). Mengambil populasi dan sampel karyawan di 5 perusahan pelayaran besar yang ada di Surabaya Jawa Timur.
Meyti menjelaskan. Green HRM terhadap Eco-Friendly Behavior itu hubungan sebab-akibat yang udah banyak dibuktikan. “Intinya, Green HRM itu cara organisasi “ngedesain” sistem SDM biar karyawan terbiasa dan terdorong buat berperilaku ramah lingkungan,” tuturnya. Hasil penelitian Meyti menunjukan bahwa semakin kuat praktik Green HRM, semakin tinggi Eco-Friendly Behavior karyawan perusahaan pelayaran. Green HRM menciptakan kondisi organisasi yang mendukung terbentuknya eco-friendly behavior.
Dr. Meyti Hanna Ester Kalangi, S.Sos., MM. juga berlatar belakang sebagai praktisi pelayaran sebagai Master Marine- Ahli Nautika Tingkat-I, dan sebagai Dosen “Semoga Disertasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan pelayaran, sebagai masukan positif untuk keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya. (Fa/Red)
