Tim Melek Industri Siap Kawal Masyarakat Gresik Bisa Diterima Bekerja di PT Freeport Indonesia Tanpa Dipungut Biaya

oleh -3089 Dilihat

GRESIK,SabdaNews.com-  Banyak cara yang bisa dilakukan untuk berbagi dan bermanfaat kepada sesama. Seperti hadirnya Tim Melek Industri “Santri Nusantara Bersatu”. Dengan Motto: Peduli, Ter – Panggil, Ber – Gerak, Hadir….Semangat Mengabdi, Tim Melek Industri siap mengawal masyarakat Gresik bisa diterima bekerja di PT Freeport Indonesia (PTFI) tanpa dipungut biaya.

Pembina Tim Melek Industri Lestari Widodo, S.Pd.I, M.Pd.I, M.Si mengatakan, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) yang ada di wilayah Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini membuka peluang besar untuk mengurangi banyaknya pengangguran saat ini.

“Untuk itu, didasari dengan semangat keterpaggilan dan berbagi serta bermanfaat kepada sesama, fokus Melek Industri tetap pada jalur pengawalan dan konselling pada para pekerja santri,” ungkap Kang Widodo sapaan akrabnya sembari menyebut Mabes Tim Melek Industri ada di Jl. Pasar Pon RT 03 RW 01 Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Dari Melek Ngaji Industri ini, sambung Kang Widodo, pihaknya menjalin kemitraan dengan pihak lainnya, salah satu contohnya penyiapan SDM (Sumber Daya Manusia) serta skill (kompetensi/kemampuan/keterampilan) yang sesuai dengan link and match di dunia Industri. Seperti pelatihan pengelasan di BLKK Al Ishlah saat ini bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian pusat.

Bahkan hari ini, Minggu (25/6/2023), Tim Melek Industri menggelar Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi MS. Pedia se-Wilayah Kecamatan Bungah dengan Tema “Penguatan Peran Serta Kepemudaan dan Penyiapan SDM Siap Kerja dalam Dunia Industri.

Baca Juga:  Sambangi Kantor KWG, Nila Ingin Buka Kanal Komunikasi dengan Jurnalis

Tim Melek Industri menggandeng Muspika Kecamatan Bungah, termasuk dari Tim MS. Pedia Kecamatan (Sebagai Admin. 18 Desa) dan Tim. MS. Pedia (Admin 4 Desa / Bedanten, Kramat, Watuagung dan Tajung Widoro).

Ketua Pelaksana Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi MS. Pedia Syaiful Rizal, A.Ma menambahkan, hadir juga dari Perwakikan PT. Freport Indonesia Hendra Permana, perwakilan 2 orang pemuda masing-masing desa se-Kecamatan Bungah, perwakilan Organisasi Kepemudaan, mulai dari Ansor, Fatayat, IPNU, IPPNU, BEM, hingga Ikatan Pemuda Muhammadiyah. Selain  itu juga dihadiri seluruh Kepala Sekolah MA, SMA dan SMK se-Kecamatan Bungah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Kami berharap kita semua selalu kompak dan sinergi dengan seluruh stakeholder yang hadir, sehingga tujuan kita membantu para pemuda bisa diterima bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di KEK JIIPE  terwujud sesuai harapan kita bersama,” tegas Rizal serius.

Sementara H.Sugeng Istanto, M.Pd mewakili pihak Muspika Kecamatan Bungah menyampaikan Apresiasi pada Tiim Melek Industri yang menyelenggarakan kegiatan yang penuh manfaat ini. “Kami berharap ada keberlanjutan, termasuk penguatan skill pada para pemuda,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Hendra Permana dari PT Freport Indonesia (PTFI). Menurutnya, PTFI sangat mengapresiasi inisiatif Tim Melek Industri Bedanten untuk mengajak masyarakat di sekitar wilayah industri Gresik guna terus berdaya, dengan peningkatan keterampilan dan pemahaman yang baik terkait wawasan industri.

Baca Juga:  Dua Pelaku Pemerkosaan Anak Dibebaskan, Polsek Kangean, Kepala Desa Kalisangka, Dan Duko Saling Tuding

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan testimoni dari Mas Arif yang bekerja di proyek MSP dan Mas Islahul yang diterima di Freport. Keduanya  menyampaikan terima kasih yang mendalam atas pengawalan selama ini, yang tidak di pungut biaya apa pun sampai bisa diterima bekerja.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut juga langsung diberikan simulasi input data di MS. Pedia oleh Adminnya. Tidak hanya itu, saking inginnya bisa mendapatkan pekerjaan, terlebih di PT Freeport, PT Chiyoda Internasional Indonesia, dan perusahaan lain yang ada di KEK JIIPE, antusias peserta pun luar biasa, sampai membludak ke luar ruangan, karena di dalam sudah penuh alias tidak muat.

Sebelumnya, Tim Melek Industri juga menghadirkan Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A, M.Sc, guna menyemangati para dalam kegiatan Diklat Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) yang digelar di BLKK (Balai Latihan Kerja Komunitas) Al-Ishlah Bungah Gresik.

“PT Freeport Indonesia ini perusahaan besar, jangan sampai warga lokal hanya jadi penonton. Makanya, saya sangat mendukung Tim Melek Industri yang dibina Pak Widodo ini meningkatkan kemampuan para pemuda agar bisa diterima bekerja di PT Freeport,” tandas anggota DPR RI milenial dengan lingkup tugas di bidang Energi, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup itu pekan lalu di Ponpes Al Ishlah Bungah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.