Pengawas Madrasah Kecamatan Dukun Gelar Pembinaan Akriditasi Kepada Kepala Madrasah Yang Masuk Kouta Tahun 2023

oleh -387 Dilihat

GRESIK, SabdaNews.com- Bertempat di Aula MI Tarbiyatus Shibyan Desa Mentaras Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Berlangsung pembinaan dan bimbingan teknik (Bimtek) persiapan Akreditasi tahun 2023.

Berdasarkan Permendikbud nomer 59 tahun 2012 (Pasal 1 ayat 2) Badan Akreditasi Nasional Sekolah atau Madrasah adalah : Badan Evaluasi mandiri yang menetapkan kalayakan program dan satuan pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar satuan nasional pendidikan.

Hal ini menjadi respon bagi pengawas madrasah kecamatan Dukun untuk menggelar pembinaan dan bimtek bagi lembaga MI yang masuk kouta tahun 2023. Kegiatan tersebut melibatkan beberapa lembaga, kepala madrasah di Kecamatan Dukun dan guru untuk diberi informasi dan pembinaan secara khusus guna memastikan persiapan untuk Akreditasi berjalan lancar dan hasilnya memuaskan. (31/01/2023)

Drs. Ridlwan S.pd M.pdi Pengawas Madrasah Kecamatan Dukun mengatakan, Tahun 2023 ada 7 lembaga MI di Kecamatan Dukun yang harus mempersiapkan Akreditasi untuk itu hari ini kita selenggarakan pembinaan Akreditasi dengan mendatangkan Narasumber dibidang ahlinya dari assesor jawa timur,” tentu kita selalu kordinasi dengan stekholder kamad dan tim akreditasi lembaga pendidikan untuk selalu update persiapan akreditasi,”katanya

“Tentu pertemuan hari ini untuk ditindaklanjuti sesuai dengan standar masing masing yang sudah terbagi 4 standar di lembaga yang menjadi tim akreditasi selanjutnya dijadwal pertemuan lagi per standar sebagai bentuk singkronisasi dan menyatukan visi serta pemahaman bersama,” jelas Ridlwan.

Baca Juga:  Dilepas Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Washil, Misi Kemanusiaan Masyarakat Gresik Untuk Cianjur Berangkat Hari Ini

Sementara itu Drs H. Muhlas M.pdi Narasumber dari Kemenag Gresik mengatakan, ada perbedaan untuk akreditasi di tahun 2023 yakni performan guru menjadi fokus utama dalam pemberdayaan dan kapasitasnya untuk menjalankan akreditasi,” tentu hal ini data yang dikirim lewat sispena harus singkron dilapangan ketika visitasi oleh assesor,” ujarnya

Muhlas menambahkan, yang tidak kalah pentingnya adalah kesiapan dari lembaga dalam segala persiapan akreditasi termasuk bentuk yang lain contoh akreditasi dengan sistem daring maupun luring,” jelas H. Muhlas yang juga lulusan Gontor ini (Syafik Hoo/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.