GRESIK, SabdaNews.com- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah resmi hadir di SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik Jawa Timur Senin (11/5/2026). Kegiatan perdana ini berlangsung meriah dan para siswa menyambutnya dengan antusias. Sekitar pukul 08.30 WIB, mobil putih bertuliskan SPPG ( Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Prambangan masuk gerbang sekolah. Kehadirannya membuat suasana hati siswa SD Alam ini berubah. Spontan mereka berteriak gembira, dan sebagian lainnya tersenyum lebar. Maklum kehadiran MBG sudah lama mereka nantikan sejak pertama kali resmi dimulai pada 6 Januari 2025 di berbagai daerah di Indonesia, baru hari ini MBG hadir di sekolah-sekolah desa Kedanyang dan Prambangan Kebomas.
Kepala SD Almadany Lilik Isnawati S.Pd.,M.Pd. bersyukur dan menyambut baik program MBG hadir nyata di sekolah yang dipimpinnya,”Alhamdulillah setelah 1,5 tahun MBG ini akhirnya hadir di SD Almadany” Ia berharap agar program MBG membawa banyak manfaat bagi siswa dan dari kegiatan ini membuat siswa semakin sadar pentingnya makan sehat, bergizi, dan teratur. Semoga dengan tubuh yang sehat, kita bisa belajar lebih semangat dan menjadi anak-anak yang hebat. Mari kita nikmati kegiatan ini dengan gembira, penuh kebersamaan, dan semoga bermanfaat untuk kita semua.
Lilik Isnawati berharap pula agar pelaksanaan kedepannya guru yang mendampingi siswa juga mengajarkan etika makan kepada siswa dalam pelaksanaan program MBG. Jadi pemenuhan gizi terpenuhi, sekaligus anak-anak lebih santun dalam akhlak. Meskipun sampai saat ini pendapat pro kontra masih mewarnai. Namun pemerintah jalan terus karena ini janji politik dan program pemenuhan gizi anak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia seperti disebutkan Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Dalam program MBG ini sebenarnya ada manfaat yang menjadi dampak ikutan (nurturant effect) yang diperoleh anak-anak sekaligus.
Manfaat itu seperti peningkatan asupan gizi, peningkatan pengetahuan/literasi gizi termasuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), peningkatan komunikasi dan interaksi sesama teman menjadi lebih lancar, peningkatan motivasi dan prestasi belajar, dan peningkatan/perubahan perilaku makan sehat/gizi seimbang. (Direktorat SD Kemendikdasmen, 2025). Beberapa manfaat ada yang termasuk ke dalam nurturant effect, karena secara tidak langsung akan diperoleh, yaitu mulai anak-anak menerima, membawa, dan meletakkan kotak makanan di atas meja.Lalu anak-anak langsung menikmati makanan. Terakhir membereskan kembali kotak makan dan sisa makanan.
Harapannya nurturant effect memberi nilai positif soal mengajarkan etika makan. Seperti sikap duduk di hadapan makanan, apa yang dilakukan sebelum dan sesudah makan, bagaimana cara memegang alat makan (sendok/garpu/gelas minum), bagaimana suara mulut pada saat mengunyah makanan.
Salah satu siswa kelas V, Kinarian Shafhah Juniawan mengungkapkan kegembiraannya. Dengan penuh semangat, dia menceritakan menu yang disantap bersama teman-temannya. “Enak tadz makanannya. Ada nasi, buah jeruk, sayur wortel buncis, tahu goreng, dan nugget goreng. Saya paling suka nuggetnya, enak sekali tadz” ungkap siswi yang akrab disapa Kinar sambil tersenyum. Mengajarkan etika makan kepada siswa bisa dilakukan dalam pelaksanaan program MBG. Jadi pemenuhan gizi terpenuhi, sekaligus anak-anak lebih santun dalam akhlak. (Kontributor Mahfudz Efendi/Red)
