Majlis Al Usroh, Cerdaskan dan Sejahterakan Warga Masyarakat

oleh -364 Dilihat

Jamaah Al Usroh bersama salah satu  pengasuhnya (ft.Ali/SabdaNews.com)

GRESIK// BIDIK. NEWS –  Disetiap kelompok masyarakat, tentu ada segolongan orang yang mengupayakan pengetahuan ber agama, dan termasuk peningkatan kebahagiaan dalam rumah tangga, maka dibuatlah suatu majlis yang terdiri atas beberapa orang yang punya kepedulian, demikian disampaikan salah satu pengasuh majlis Al Usroh, Ahmad Misbahul Abidin, Selasa (20/12/2022).

” Bermula dari ngobrol untuk memberikan pencerahan pada masyarakat, setelah terbentuk 2 tahun lalu dan kegiatan baru berupa pengajian untuk ibu ibu, seiring perkembangan sudah merambah pengembangan ekonomi untuk kesejahteraan bagi keluarga, ” terang Misbah.  Majelis Al Usroh ini bergerak di bidang pendidikan agama dan pemberdayaan ekonomi,

Berdiri tanggal 20 Desember 2020, izin operasionalnya dari Kemenag kab Gresik juga sudah turun satu tahun kemudian. Nama Al usroh  artinya keluarga, selain terinspirasi oleh kitab awal yg dikaji yaitu adabul Islam fi nidhomil usroh karya Sayyid Maliki dan juga diharapkan supaya keluarga majelis ini bahagia dan sejahtera ekonominya.

Sesuai cita cita dari pengasuh bahwa kebahagiaan keluarga anggota majelis dan sejahtera ekonomi nya merupakan dual hal yg saling terkait  yang sulit untuk dipisahkan .

Majelis Al Usroh anggotanya terdiri dari ibu ibu ini yang secara tidak langsung pendapat dukungan dari para suami. Karena sebelum anggota bergabung pengasuh memastikan atas izin dari suaminya, maka jumlah anggota majelis bisa dua kali lipat.

Baca Juga:  Kisah Pengalaman Thalent Koreografi Anggota Banser Satkoryon Dukun Di Ajang Resepsi Satu Abad NU Di Sidoarjo

Setiap ulang tahun pengasuh minta saran dan pendapat serta komentar suami masing masing. Hal ini karena prinsip kebaikan itu untuk semua. jika yang belajar istri maka suami harus ikut terpengaruh dari apa yg di dapat istrinya begitu juga sebaliknya.

Selain belajar agama majelis ini juga bergerak bidang ekonomi dengan membuat cemilan yg dijual ditoko toko sekitar dan hasilnya cukup untuk beli snack anak anak dari anggota majelis.

Ketika keluarga majelis ziarah ke muasis NU, untuk nyambung perjuangan memperbaiki agama dan ekonomi.  Kesempatan ziarah itu  juga secara khusus sowan kepada yai Abdul Hannan Ma’shum pengasuh pesantren kwagean Kediri mohon restu atas usaha majelis.

Selain sebulan sekali majelis ini juga bersama bkmm ( badan koordinasi majelis taklim masjid) mengadakan ngaji satu bulan sekali dengan para tokoh sekitar.  Hari jadi kali ini diselenggarakan di rumah pengasuh dan di hadiri tokoh tokoh agama di antaranya H Asroin Widyana dan kades bpk Amin Iskandar. ( ali/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.