Go Internasinal; Dosen Millenial Kampus ISTAZ Gresik yang di Undang Sebagai Pemateri Seminar di Kampus Malaysia

oleh -213 Dilihat

GRESIK, SabdaNews.com- Dalam sebuah prestasi membanggakan, seorang dosen dari Kampus ISTAZ Menganti Gresik mendapatkan undangan khusus sebagai pemateri dalam sebuah acara akademis di kampus Universiti Malaysia Perlis (UNIMAPS). Dosen tersebut bernama Muhamad Arif, Dosen Millenial Kelahiran Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo Gresik yang memiliki keahlian di bidang penelitian pendidikan agama islam, profil dosen ini telah menarik perhatian melalui kontribusinya dalam riset dan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya pendidikan agama islam (Islamic Religious Education).

Pemilihannya sebagai pemateri di acara tersebut menjadi bukti kualitas dan reputasi unggul Kampus di tingkat internasional. Acara tersebut akan di selenggrakan pada hari Rabu, 31 Januari 2024, melalui media google meet dengan dihadiri oleh dosen, dan peneliti dari berbagai kampus Universiti Malaysia Perlis. Muhamad Arif mengambil kesempatan tersebut untuk membagikan pengetahuannya yang mendalam dalam Trends in Islamic education research based on systematic literature review (SLR) , memberikan wawasan yang berharga kepada para peserta. Partisipasinya mencerminkan kolaborasi antar lembaga pendidikan yang berpotensi memperluas jaringan akademis dan penelitian antara Kampus ISTAZ dan Uiversiti Malaysia Perlis.

Keberhasilan Kampus ISTAZ dengan dipilihnya pemateri yang berasal dari Dosen tetap di panggung internasional menjadi motivasi bagi kampus di bawah naungan LPTNU PCNU Kab. Gresik, yang membuktikan bahwa dedikasi terhadap penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dapat membuka pintu kesempatan internasional. Ungkap,” Rektor ISTAZ Gresik.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Pengusaha di Gresik Santuni 300 Anak Yatim

Selain itu, Muhamad Arif selaku dosen Millenial berpendapat bahwa yang undangan pemateri ini merupakan buah dari kolaborasi dalam hal penelitian. Sehingga harapan kedepan untuk para akademisi dosen ataupun mahasiswa dapat secara terus menerus berlatih dalam dunia tulis menulis khususnya karya ilmiah. Namun, yang perlu dicatat kami al-faqir masih tetap terus belajar dan belajar secara terus menerus dalam dunia karya tulis ilmiah”, pesan Muhamad Arif

Manfaat dari undangan ini tidak hanya terbatas pada pengembangan individu Muhamad Arif, tetapi juga memperkuat citra positif Kampus ISTAZ sebagai lembaga pendidikan unggulan. Keikutsertaan dalam kegiatan akademis internasional semacam ini mendukung terwujudnya visi Kampus ISTAZ
Mejadi Institut Agama Islam yang unggul dalam kajian keislaman dengan menerapkan moderasi keagamaan berlandaskan Ahlus Sunnah Wal Jamaah serta berdaya saing internasional. Kampus ISTAZ siap memberikan kontribusi lebih besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan global.

Semua pihak di Kampus ISTAZ turut bangga atas pencapaian luar biasa ini dan berharap agar keberhasilan Muhamad Arif dapat menjadi inspirasi bagi seluruh komunitas akademis di kampus. Kampus ISTAZ tetap berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan staf akademisnya dan memperluas kolaborasi internasional demi meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang dihasilkan oleh lembaga ini. (Arif/Hoo/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.