Bentuk Ketaatan Kepada Kiai, Gus Yani Dan Bu Min Ikuti Peringatan Haul KH Muhammad Sholeh Tsani Ke-124

oleh -327 Dilihat

GRESIK, SabdaNews.com- Bertepatan dengan Haul KH Muhammad Sholeh Tsani yang ke-124, Bupati dan Wabup Gresik turut serta dalam agenda sakral tersebut. Hal ini merupakan bentuk nyata slogan Manut Kiai atau taat kepada kiai, yang bupati dan wabup lakukan selama ini.

Sebagai informasi, Haul KH Muhammad Sholeh Tsani digelar dari tanggal 13-15 Desember 2022. Dengan rangkaian kegiatan Lailatul Qiro’ah, Tadarrus bil Ghoib, Halaqoh Fiqih Peradaban, Ijazah Qubro, dan Bedah Buku Sejarah Qomaruddin. Serta puncak acara Tahlil Putra dan Putri, dan Sholawat Hadrah pada, Kamis (15/12/2022).

Berlokasi di Pondok Pesantren Qomaruddin, tahlil kali ini mendatangkan banyak tokoh agama. Di antaranya adalah Wakil Ketua PBNU KH Zulfa Musthofa, Nyai Hj Nurul Hidayati dari Pasuruan, dan Nyai Hj Ucil Nuril Hayati.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, haul merupakan sebuah bentuk mengenang jasa orang yang telah wafat. Menurutnya, hanya beberapa orang saja yang dapat memberikan dampak positif setelah mereka berpulang. Salah satunya adalah para kiai.

“Dalam sejarah tidak mencatat nama orang yang tidak berprestasi. Seluruhnya adalah orang yang berprestasi, yang punya peninggalan, karya, tulisan, dan lainnya.” katanya.

Perlu diketahui, KH. Muhammad Sholeh Tsani adalah pemangku ke-4 Pondok Pesantren Qomaruddin tahun 1862-1902 M/ 1279-1320 H. Total pemangku PP Qomaruddin sejak awal berdiri berjumlah 8. Dengan pemangku saat ini adalah KH. Muhammad Iklil Sholeh.

Baca Juga:  Tampil Sebagai Keynote Speaker, Gus Kikin Buka Seminar Nasional Nasionalisme dan pemikiran Hadrotus Syekh M Hasyim Asy'ari di Kabupaten Semarang

Seiring berjalannya waktu, PP Qomaruddin semakin besar dengan mendirikan berbagai level instansi pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan SMP, Madrasah Aliyah dan SMA, sekaligus Universitas.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, semasa hidupnya KH Muhammad Sholeh Tsani telah banyak berkontribusi dalam bidang pendidikan. Berkat metode pembelajaran beliaulah PP Qomaruddin dapat mendirikan sekolah formal.

“Sepeninggal Mbah Sholeh (KH Muhammad Sholeh Tsani), beliau digantikan oleh anaknya Kiai Ismail. Nah, dieranya Kiai Ismail inilah pendidikan formal mulai dibangun. Yang mana ilmunya berlandaskan dari beliau (KH Muhammad Sholeh Tsani).” ujarnya.

Hadir pula dalam agenda kali ini, di antaranya jajaran Forkopimda Gresik, Kepala OPD se Kabupaten Gresik, Kepala TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani, Forkopimcam Bungah, Camat Sidayu, Camat Manyar, Camat Menganti, dan para alumni PP Qomaruddin. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.