Anwar Sadad Berharap Wulan Indonesia Jatim Punya Ide dan Gagasan Memajukan Bangsa

oleh -417 Dilihat

BATU.SabdaNews.com  – Sejarah pendirian bangsa Indonesia dan konsensus Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai pilihan bentuk negara, tak bisa lepas dari peran para orang tua yang kaya pengalaman dan lebih bijaksana di BPUPKI yaitu Dr Rajiman Widyodiningrat yang sudah berusia 82 tahun saat memimpin BPUPKI, dimana anggotanya mayoritas adalah tokoh-tokoh bangsa yang masih muda.

Pernyataan itu disampaikan wakil ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad saat menghadiri acara Temu Kangen Wulan (Warga Usia Lanjut) Indonesia yang diadakan di Kantor Walikota Batu, Senin (13/2/2023).

Menurut Gus Sadad sapaan akrabnya, setiap manusia tidak bisa menghindari tua atau lansia. Mengingat itu sudah menjadi sunatullah atau keniscayaan. Termasuk dirinya dalam beberapa tahun kedepan tentunya juga akan menjadi tua.

Dalam konteks kekinian, lanjut ketua DPD Partai Gerindra Jatim, peran dari tokoh senior bahkan lansia masih diperlukan dalam mengawal perjalanan bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“Peran tokoh-tokoh senior adalah mengawal dan membimbing tokoh-tokoh muda yang sekarang mengisi jabatan-jabatan penting di pemerintahan. Misalnya, pada posisi di legislatif maupun di eksekutif supaya bisa menjaga kebijksanaan yang sudah menjadi tradisi bangsa ini,” terang Gus Sadad.

Bagi kalangan muda, Rasulullah Muhammad SAW juga telah mengajarkan agar anak muda selalu menghormati orang yang lebih tua. Dan sebaliknya orang yang lebih tua juga menyayangi yang orang yang lebih muda.

Baca Juga:  MI Miftahul Ulum Bulangan Dukun Gelar Ramadhan Camp Dan Sukseskan Infaq RSNU Gresik

Begitu juga dalam tradisi ketimuran, anak-anak muda dianjurkan menghormati orang yang lebih tua yang populer dengan istilah Mikul Dhuwur Mendhem Njero.

“Kata Rasulullah, bukan termasuk golongan saya, orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua dan tidak menyayangi orang yang lebih muda. Tentu saya juga sangat menghormati Wulan Indonesia,” tegas politikus asal Pasuruan.

“Saya juga berharap pertemuan ini melahirkan gagasan, ide atau rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti oleh Pemprov dan DPRD Jatim. Sebab sejatinya kita semua ini dalam sebuah bangsa ibarat bangunan yang saling menguatkan satu dengan yang lain,” kata wakil ketua DPRD Jatim.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Walikota Batu ini juga dihadiri  Kepala Bakorwil III Malang, Budi Santosa, perwakilan Pj Walikota Batu dan sekitar 300 orang peserta yang terdiri dari pengurus Forkom Wulan Indonesia se Jatim. (tis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.