Home KESRASpemupat jadi pilihan terbanyak lulusan SD Almadany melanjutkan pendidikannya

Spemupat jadi pilihan terbanyak lulusan SD Almadany melanjutkan pendidikannya

by sabda news

GRESIK, SabdaNews.com- Bocah yang masih sedikit manja yang kemarin masih berseragam khas SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik Jawa Timur putih sebentar lagi akan berganti seragam. Ada rasa bangga sekaligus sedih dan haru. Anak yang sebelumnya masih dianggap masih kecil untuk memulai hal-hal baru, senin (13/7/2026) sudah harus dilepas sekolah di jenjang yang lebih tinggi.  Setelah melewati enam tahun masa Sekolah Dasar, anak-anak memang telah memperoleh dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan yang akan membantu mereka dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun tetap saja, ada rasa was-was yang terasa pada hati setiap orang tua. Pertanyaan pun muncul, “akankah mereka sanggup menyesuaikan diri dengan dunia dan lingkungan yang baru dengan cepat?”

Tantangan Baru
Setelah lulus SD, anak-anak akan menghadapi tantangan baru dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun pondok pesantren. Mereka akan bertemu dengan kurikulum yang lebih kompleks, guru-guru yang lebih berpengalaman, dan teman-teman baru yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Bahkan waktu sekolah pun lebih lama. Bobot pelajaran pun lebih menyita fokus dan energi mereka.  Bagi anak-anak yang sudah dilatih mandiri sejak dini, mungkin memulai sekolah di jenjang baru tidak akan terlalu menjadi masalah. Hanya perlu menyesuaikan diri beberapa waktu, maka akan berjalan normal sebagaimana mestinya. Namun bagi anak-anak yang masih belum terbiasa mandiri, melanjutkan ke jenjang SMP / pondok pesantren akan menjadi sesuatu yang cukup menjadi beban.

Pilihan Sekolah
Memilih sekolah lanjutan yang tepat menjadi hal yang cukup membingungkan. Karena kerap berbenturan antara keinginan anak dan orang tua. Anak yang ingin satu sekolah dengan teman sebayanya, sementara orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Sekolah bukan hanya soal bertemu dan sekelas dengan teman sebaya, melainkan tempat mendidik dan menempa diri.Spemupat menjadi pilihan terbanyak siswa  . Setelah berbagai upaya dilakukan disertai doa yang senantiasa dipanjatkan, mereka yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri telah menerima hasilnya. Orang tua kemudian mencari dan menentukan sekolah lanjutan bagi putra putri tercinta.

Spemupat menjadi pilihan terbanyak siswa
“Dari 52 murid kelas 6 SD Almadany Tahun Ajaran 2005/2026 Alhamdulillah mereka telah menentukan pilihannya ke 19 sekolah / madrasah / pondok pesantren di Jawa Timur dan Yogyakarta” Ungkap Kepala SD Almadany Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd.

Lilik mengungkapkan dari 52 murid yang sekarang menjadi alumni ketiga SD Almadany itu 14 murid / 27 % menentukan pilihan sekolahnya di SMP Muhammadiyah 4 Gresik (Spemupat), 17 % atau 9 murid sekolah di SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) dan di 3 murid / 0,06 % di SMP Muhammadiyah 12 Gresik (Spemdalas).

Lilik menambahkan sepuluh / 19 % murid SD Almadany diterima di SMP Negeri, diantaranya 2 murid di SMP Negeri 1 Gresik, di SMP Negeri 3 Gresik ada 3 murid, 1 murid diterima di SMP Negeri 4 Gresik, dan 4 lainnya di SMP Negeri 20 Gresik.  Sedangkan, imbuhnya, 6 / 12 % murid sekolah di sekolah / madrasah swasta non Muhammadiyah. Diantaranya 2 murid diterima di SMP Islamic Qon Gresik, di SMP Islam Mambaul Ulum Gresik ada 1 murid, 1 diterima di SMP Plus Jauharul Maksudnya Gresik, dan 2 siswa di Mts Ma’arif Sidomukti Gresik.

Sisanya, Lilik menyampaikan 10 / 19 % murid SD Almadany memilih pondok pesantren sebagai tempat mereka meniti ilmu.  1 murid di SMP Sains IBS Tebu Ireng Jombang, 2 murid di Pondok Pesantren Al-Islah Lamongan, 1 murid diterima di Pondok Pesantren Qur’an SMPIT  Permata Surabaya, 1 murid di Pondok Pesantren Nurul Islam Mojokerto.

Di Pondok Pesantren Refah Islami Dukun Gresik 1 murid, 1 murid di Pondok Pesantren Al-Hamra Malang dan 1 murid di Pondok Pesantren Al-Mizan Lamongan. Di Pondok Pesantren Muhammadiyah Qur’an School Yogyakarta 1 murid dan 1 murid di Pondok Pesantren Tahfidz YAUMI Yogyakarta. ( Kontributor Mahfudz Efendi/Red)

You may also like

Leave a Comment