GRESIK ,SabdaNews.com- Dengan rahmat, pertolongan, dan izin Allah SWT, Pondok Pesantren Refah Islami kembali menorehkan sejarah yang membanggakan, Senin (11/5/2026) malam. Dua santri terbaik berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an dan resmi menyandang gelar mulia sebagai Hafidh Al-Qur’an ke-103 dan ke-104.
Mereka adalah: 1. Miqdad Haqqoni — Santri kelas XI MA Refah Islami sekaligus Ketua OSIM, yang menjadi Hafidz ke-103. 2. Muhammad Huli’i Asrori — Santri kelas X MA Refah Islami, yang dikenal sebagai penggema takbir dengan suara lantangnya, yang menjadi Hafidz ke-104.
Pada malam yang teduh dengan langit mendung, di dalam Masjid Refah Islami, keduanya melantunkan lima halaman terakhir dari Juz 28 sebagai setoran penutup perjalanan panjang menghafal Kalamullah. Suasana haru menyelimuti masjid ketika dua santri tersebut menuntaskan ayat demi ayat dengan lancar dan penuh kekhusyukan. Begitu setoran khatam selesai, keduanya langsung bersujud syukur. Dahi mereka menyentuh lantai masjid sebagai ungkapan ketundukan dan rasa terima kasih kepada Allah SWT atas nikmat terbesar yang telah dianugerahkan: menjaga firman-Nya di dalam hati.
Dengan mata berkaca-kaca, Miqdad Haqqoni menyampaikan rasa syukurnya : “Alhamdulillah, ini semua adalah rahmat dan karunia Allah SWT. Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan hafalan ini. Tanpa rahmat dan ridha-Nya, saya tidak akan pernah sampai pada titik ini. Semoga Allah memberi kekuatan kepada saya untuk menjaga amanah besar ini dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan.”
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kesibukan dalam organisasi tidak menghalangi seorang santri untuk dekat dengan Al-Qur’an. Justru, kepemimpinan yang sejati lahir dari hati yang dipenuhi cahaya wahyu. Ketua OSIM yang menjadi hafidz menunjukkan bahwa pemimpin terbaik adalah mereka yang memimpin dengan petunjuk Al-Qur’an.
Semoga keberhasilan Miqdad Haqqoni dan Muhammad Huli’i Asrori menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus berjuang menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. “Semoga capaian ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi seluruh santri untuk terus berjuang bersama Al-Qur’an, membentuk karakter islami, serta menyiapkan diri menjadi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” ucap Mudir Pondok Pesantren Refah Islami KH. Farid Dhofir, Lc, M.Si.
“Barakallahu fiikum, para penjaga Al-Qur’an… semoga Allah menjaga kalian sebagaimana kalian menjaga firman-Nya,” imbuh Kyai Multitalenta yang juga penulis buka dan pendakwah kondang ini. Terpisah, Plt Kepala Kemenag Gresik H. Muh. Ali Faiq, S.Sos.I, M.HI didampingi Kasi Pendma (Pendidikan Madrasah) Dra. Hj. Masfufah, M.Pd turut bersyukur dan mengucapkan selamat atas lahirnya para Hafidh dari Pondok Pesantren Refah Islami Sukorejo Sidayu Gresik. Refah Islami benar-benar menunjukkan jati dirinya sesuai Motto yang diusung, yakni “Mencetak Ulama; Hafidh Alim Dai”. Sebagai menginspirasi dan memotivasi Pondok Pesantren lainnya untuk melahirkan Santri Hafidh Generasi Qurani yang berakhlak mulia,” tegasnya. (Telisik Hati/Red)
