GRESIK, SabdaNews.com– Area parkir Barat YPP Alkarimi malam ini dipadati ratusan santri ponpes Alkarimi Tebuwung. Pasalnya malam “Selikur” Ramadhan menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dan Takhtimul Kutub ponpes Alkarimi. Adapun kitab (Ngaji) yang di Khatamkan selama Ramadhan di ponpes Alkarimi di antaranya : Washoya Al Aba’ Lil Ibna’, Hidayatul Hidayah, Akhlaq Lilbanat, Bahjatul Wasail Bisyarkhil Masail, Hujjah Ahlussunah Waljamaah, Majumu’ Al Mawalid, Tafsir Jalalain, Tafsir Alfatihah, Akhlaq Bannat dan Mar’atus Sholihah.
Tujuan dari Takhtimul Kutub malam Selikur ponpes Alkarimi adalah : untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan santri terhadap ilmu ilmu keislaman, terutama yang terkait dengan kitab klasik (Kitab kuning) yang menjadi referensi utama dalam tradisi keilmuan Islam.(10/03/2026)
KH Abdul Muhshi selaku pengasuh ponpes Alkarimi dalam sambutanya mengatakan, Alhamdulilah dengan rasa syukur kepada Allah malam ini kita bisa Mengkhatamkan kitab ngaji di ponpes Alkarimi selama Ramadhan. Hal ini harus di imbangi dengan aplikasi santri untuk terus semangat mengamalkan ilmu selama 20 hari ngaji di pondok di rumahnya masing masing. “Khatam kitab juga bertujuan untuk : meningkatkan kemampuan santri dalam memahami dan menginterprestasikan teks keislaman dan memperkuat pemahaman santri tentang ajaran Islam dan nilai keislaman,” semoga membawa keberkahan untuk kita semua,” tandas Yai Muhshi sapaan akrabnya.
Sementara itu pemateri H. Moh Sholahuddin alias Cak HUD Alumni ponpes Alkarimi mengajak para santri untuk selalu optimis meningkatkan kapasitas sabar dalam menuntut ilmu di pondok pesantren Alkarimi yang penting Khidmah mengikuti apa yang menjadi tuntunan dan kewajiban di pondok Insyaallah semua akan menjadi keberkahan.
Cak HUD dengan perawakan kecil ini juga menceritakan saat ia mondok di Alkarimi Tebuwung banyak yang di peroleh dari pengalamanya yang alami di pesantren desa dengan rutinitas kedisiplinan waktu ngaji, bermain, mancing dan bluron ini menjadi kebiasaan rutinitas setiap hari di pondok pada waktu itu. “Saya ini tidak pintar biasa biasa saja sekolah juga tidak menunjukan prestasi tetapi saya percaya dengan keberkahan itu nyata sekali dan saya rasakan, “saya merasakan kerja di jawa pos selama 23 tahun serta pengalaman ke luar negeri tugas dari perusahaan. Hal itulah Berkat keberkahan dan keikhlasan di pondok manut kiyai” terang cak Hud
Ia juga menyampaikan, kepada santri bahwa, santri harus punya mimpi besar untuk mewujudkan cita cita serta menggapainya kalau tidak sekarang kapan lagi kalau tidak santri siapa lagi,” imbuhnya. Dalam acara itu cak HUD juga mengajak kepada santri dengan menyuruh tampil ke panggung siapa yang berani tampil untuk bersholawat akan di beri hadiah akhirnya 2 santri yang berani tampil dari unit MI Alkarimi. Turut hadir pada acara Nuzulul Qur’an dan Takhtimul Kutub KH. Murtadlo Abdullah Ketua yayasan ponpes Alkarimi, KH Moh Amin Syam Katib Syuriah MWCNU Dukun, Gus Salam Ketua RMINU Gresik, Asatid Wal Asatidlah, para Bunyai dan Gus ponpes Alkarimi. (Syafik Hoo/Red)
