SabdaNews.com – Kabar adanya rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 bagi anggota DPRD Jawa Timur dibantah langsung Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Meskipun jadwal atau agenda tersebut tercantum secara tentative dalam dokumen hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD Jawa Timur pada 23 Februari lalu.
Politikus asal PKB itu memastikan seluruh anggota DPRD Jawa Timur saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran Kunjungan Kerja. Termasuk Kunjungan ke Luar Negeri yang sifatnya belum terlalu urgent.
“Tidak Benar, tidak ada agenda Dewan Jatim ke LN,” kata Musyafak Rouf, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, sejak diberlakukannya efisiensi DPRD Jatim sepakat menghapus alokasi anggaran kunjungan kerja ke Luar Negeri. Meski pada periode sebelumnya, kunjungan ke Luar Negeri menjadi agenda rutin untuk pimpinan dewan maupun anggota yang duduk di alat kelengkapan dewan.
“Kita ikuti aturan efisiensi,” tegas Musyafak.
Seperti diketahui, dalam dokumen hasil Banmus tercantum Jadwal Kegiatan Alat Kelengkapan DPRD Jatim bulan Maret 2026. Dalam agenda tersebut, Pansus pembahasan kinerja BUMD Jatim dijadwalkan pada 4–7 dan 25–28 Maret, disertai sosialisasi, workshop hingga bimbingan teknis (bimtek) partai/pendalaman tugas dengan keterangan “LN” dengan tertulis tentatif.
Saat dikonfirmasi, salah satu sumber internal Sekretariat DPRD Jatim menyebut adanya kesalahan dalam penulisan kolom agenda. “Salah kolom,” ujar sumber tersebut singkat.
Saat dikonfirmasi salah satu anggota DPRD Jatim, pun menyebut bahwa LN itu singkatan Luar Negeri. Bahkan, pihaknya menyatakan bahwa Sekdaprov Jatim dan beberapa kepala Dinas di lingkungan Pemprov Jatim juga telah melakukan kunjungan ke Luar Negeri.
“Alhamdulillah kalau sudah dapat LN. Seharusnya boleh, kan Sekda boleh, Pak Yasin (Kepala BPKAD Jatim dan Plt Bappeda Jatim, red) juga boleh,” pungkapnya. (pun)
