GRESIK ,SabdaNews.com- Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur melalui program pembangunan dan penyerahan rumah layak huni. Kali ini, satu unit rumah layak huni diserahkan kepada warga di Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/10/2026). Penyerahan rumah dilakukan oleh Ketua Pengurus dan General Manager KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur bersama Nurul Hayat. Program tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) yang dihimpun dari anggota dan dikelola untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
General Manager KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur, M. Ayyubi Chozin mengatakan, program rumah layak huni tersebut telah berjalan selama tiga tahun melalui kerja sama KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur dengan Nurul Hayat serta pemerintah desa setempat. “Program ini sudah berjalan tiga tahun dan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Dalam satu tahun, minimal lima rumah kami bantu melalui program ini,” ujar M. Ayyubi Chozin.
Menurut dia, program tersebut didukung oleh kekuatan penghimpunan dana ZISWAF KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur. Dalam setahun, dana ZISWAF yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp. 7 miliar hingga Rp. 8 miliar dari 36 kantor yang tersebar di wilayah Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.
Besarnya potensi dana ZISWAF tersebut menjadi kekuatan bagi koperasi untuk terus memperluas manfaat sosial kepada masyarakat. Selain membantu pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak, program ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian koperasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerjanya. Penyerahan rumah layak huni di Desa Nglumber diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima dan keluarganya. Rumah yang lebih layak diharapkan mampu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.
M. Ayyubi Chozin berharap kolaborasi KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur bersama Nurul Hayat dan pemerintah desa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh manfaat dari program tersebut. “Semoga manfaat ini menjadi barokah dan mendapatkan ridha Allah SWT. Aamiin, aamiin, aamiin ya Rabbal’alamiin,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Kepala Cabang Nurul Hayat (NH) Gresik – Lamongan, Sholihul Amin menambahkan, sebelum menyerahkan bantuan rumah layak huni untuk warga Bojonegoro, pihaknya juga turun langsung ke Lamongan. Dan satu di antara ratusan rumah tidak layak huni di Lamongan adalah rumah Pak Rofa’i, warga Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun Lamongan.
Rumahnya hampir roboh, masih berlantai tanah, dindingnya dari triplek yang sudah bolong-bolong, dan kayu atapnya sudah keropos. Terlebih saat hujan bocor dan banjir, sehingga benar-benar tidak layak untuk dihuni. “Untuk itu, Nurul Hayat Gresik bersama BMT Mandiri Sejahtera hari itu juga langsung melakukan pembongkaran dan akan dibangun kembali, agar lebih layak, aman, nyaman dan bermartabat,” tandas Ustadz Amin sapaan akrabnya. (lim/Red)
