SURABAYA,SabdaNews.com- Civitas akademika STIAMAK Barunawati Surabaya melaksanakan Pelatihan ISO 21001:2018. Dilaksanakan di kampus Jalan Perak Barat 173 Surabaya, Jum’at (4/9/2026). Diikuti struktural, dosen dan tenaga kependidikan. Menghadirkan konsultan dari Media Multiple Management (M3). Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya dalam sambutan pembukaan mengatakan, Perguruan tinggi kita saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi.
Tuntutan masyarakat, mahasiswa, dan dunia kerja terhadap mutu pendidikan tinggi terus meningkat. “Oleh karena itu, kita tidak bisa lagi mengelola institusi ini hanya dengan cara-cara konvensional. Kita membutuhkan sebuah sistem manajemen mutu yang terintegrasi, diakui secara internasional, dan berorientasi pada kepuasan pembelajar serta pemangku kepentingan. Pilihan kita jatuh pada ISO 21001:2018,” katanya. Standar tersebut lanjut dia, secara khusus dirancang untuk organisasi pendidikan, guna memastikan bahwa proses pembelajaran yang kita berikan benar-benar efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Sertifikasi ini bukan sekadar tentang selembar sertifikat di dinding, melainkan sebuah komitmen budaya mutu yang nyata di setiap unit kerja.
“Hadirnya tim konsultan di tengah-tengah kita merupakan kesempatan berharga. Melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan yang dimulai hari ini, kita akan memetakan kembali proses bisnis kita, menyelaraskan dokumen mutu, dan memperbaiki celah-celah manajemen yang masih ada,” lanjutnya. Dia meminta komitmen penuh dari seluruh jajaran pimpinan dan staf. Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada keterlibatan aktif Anda semua. “ISO bukan tugas satu atau dua orang di unit penjaminan mutu saja, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama sebagai satu keluarga besar institusi.
Kepada tim konsultan, kami menitipkan proses pendampingan ini. Mohon bimbingan, koreksi, dan transfer pengetahuannya agar perguruan tinggi kita dapat melangkah ke level tata kelola yang lebih baik,” pungkasnya. Sementara Drs. Kusno, MM dari M3. mengatakan ISO 21001:2018 menjadi kebutuhan kampus untuk mengarahkan perencanaan, cara bekerja, evaluasi dan mengambil tindakan secara cepat. “Ini bukan soal suka atau tidak suka, tapi menjadi kebutuhan kampus,” katany ( Fa/Red)
