Home PEMBANGUNANRenny Pramana Ajak Pemkab Kediri Duduk Bareng Atasi Akses dan Tarif Ojek di Wisata Gunung Kelud

Renny Pramana Ajak Pemkab Kediri Duduk Bareng Atasi Akses dan Tarif Ojek di Wisata Gunung Kelud

by sabda news

KEDIRI.SabdaNews.com – Sepinya kunjungan wisata ke Gunung Kelud menjadi salah satu aspirasi utama yang mengemuka dalam kegiatan reses Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, di Desa Jagul, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jumat (31/7/2026) lalu. Selain menyerap aspirasi warga Desa Jagul, reses juga dihadiri masyarakat dari Kecamatan Wates dan Plosoklaten.

Dalam dialog bersama masyarakat, Bunda Wara menerima berbagai masukan terkait pembangunan daerah. Namun, persoalan menurunnya geliat wisata Gunung Kelud menjadi perhatian khusus karena dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.

“Pada hari ini kami menyelenggarakan reses di Desa Jagul untuk menyerap seluruh aspirasi masyarakat, termasuk dari Kecamatan Ngancar, Wates, dan Plosoklaten. Yang paling menarik perhatian saya adalah keluhan masyarakat terkait wisata Gunung Kelud yang sekarang dirasakan semakin sepi pengunjung,” ujar Politisi perempuan yang akrab disapa Bunda Renny ini.

Menurut Bunda Renny, salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah biaya transportasi dari pintu gerbang menuju kawasan kawah Gunung Kelud. Tarif ojek wisata dinilai masih menjadi pertimbangan bagi sebagian wisatawan sehingga perlu dicarikan solusi bersama.

“Saya mencatat keluhan mengenai mahalnya ongkos ojek dari pintu gerbang menuju lokasi kawah. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri. Saya juga akan berkoordinasi dengan Mas Bupati agar persoalan ini bisa segera dicarikan jalan keluarnya,” katanya.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur itu menegaskan siap terlibat dalam upaya mengembalikan kejayaan Gunung Kelud sebagai salah satu destinasi unggulan Jawa Timur. Menurutnya, kebangkitan sektor pariwisata membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku wisata, dan masyarakat.

“Saya ingin diajak bekerja sama agar wisata Gunung Kelud bisa kembali ramai seperti dulu. Potensi wisatanya sangat besar, sehingga perlu strategi bersama untuk menarik wisatawan kembali datang,” ujar Bunda Renny.

Gunung Kelud selama ini menjadi salah satu ikon wisata alam di Kabupaten Kediri. Wisatawan dapat menikmati panorama kawah dengan kendaraan hingga area parkir, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan ojek wisata atau berjalan kaki menuju kawah. Tarif tiket masuk relatif terjangkau.

Namun dalam beberapa waktu terakhir muncul keluhan masyarakat mengenai tarif ojek wisata yang dinilai cukup tinggi. Persoalan tersebut juga menjadi perhatian Pemkab Kediri yang tengah menyiapkan pembenahan akses menuju kawasan kawah sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing destinasi wisata tersebut.

Bunda Renny berharap hasil reses ini dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata di Kabupaten Kediri. Menurutnya, jika akses, pelayanan, dan kenyamanan wisatawan terus diperbaiki, Gunung Kelud berpeluang kembali menjadi destinasi favorit yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di kawasan lereng gunung.

“Keluhan sejumlah masyarakat akan tarif ojek di Objek Wisata semoga segera ada jalan keluar,“ pungkas Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini. (pun)

You may also like

Leave a Comment