129
GRESIK, SabdaNews.com – Bertempat di Aula KH. Ahyad lantai 2 MI Tsamrotul Ulum Tajungwidoro Mengare, puluhan guru hebat gugus 07 Kelompok Kerja Madrasah Ibtida’iyah ( KKMI ) Bungah yang terdiri dari 5 lembaga di Kepulauan Mengare komplek mengikuti Sinau Bareng Kurikulum Berbasis Cinta dan Perencanaan Pembelajaran Mendalam, Senin (28/7/2025). Pandawa KAMI MENGARE sebutan 5 Kepala Lembaga MI yang ada di wilayah kepulauan Mengare, sepakat jemput bola untuk mengadakan kegiatan Sinau Bareng (SINBAR) meskipun Kurikulum Berbasis Cinta, baru dilaunching hari Kamis, 24 Juli 2025 di Asrama Haji Embarkasih Makasar, Sulawesi Selatan, Oleh Menteri Agama RI Bapak DR. Nasaruddin Umar, MA.
Pak Ahmad Amali selaku Koordinator Gugus 07 dalam pertemuan para Pandawa, yang bertempat di taman wisata Warakas tempat Restorasi Mangrove Mengare, Senin, 21 Juli 2025 memberi kabar pada teman – teman Pandawa bahwa pada ajaran baru 2025 – 2026 akan diberlakukan Kurikulum Berbasis Cinta sudah barang tentu model dan Perencanaan Pembelajaran akan ada perubahan dari tahun kemarin. “Maka bagaimana, menunggu atau jemput bola agar kita tidak ketinggalan,” tandas Pak Amali. Dengan semangat dan kompak PANDAWA KAMI MENGARE menjawab setuju dan menentuhkan kapan, bagaimana anggarannya dan siapa nara sumbernya.
“Kita konsultasi dulu dengan Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtida’iyah Kecamatan Bungah (PPMI), kaitannya anggaran kita seperti biasa kecapan disengkuyung Bersama – sama, untuk tempat giliran putaran kegiatan Hugus 07 yaitu di MI Tsamrotul Ulum,” tambah Amali.

Setelah konsultasi dengan Pengawas disepakati bahwa kegiatan sinau bareng hari Senin, 28 Juli 2025, melibatkan semua guru hebat di wilayah Gugus 07 dengan Narasumber Bapak KHofiyul Arif, M.Pd selaku Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtida’iyah Kecamatan Bungah, dengan mengusung tema “Kurikulum Berbasis Cinta dan Perencanaan Pembelajaran“. Khofiyul Arif, M.Pd yang akrab dipanggil Pak Khofi dalam mengawali penyampaian materi dalam kegiatan sinbar mengingatkan mindsed / pola piker kita sebagai guru tidak boleh memiliki pola pikir tetap, tetapi harus memiliki pola pikir berkembang dan rasa ingin tahu dengan prinsip mengambil sesuatu yang baik dan baru dengan mempertahankan yang lama yang sudah baik.
Kurikulum kita tidak berubah tetap Kurikulum Merdeka, tetapi oleh Kementerian Agama ditambahi Berbasis Cinta dengan memasukkan kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam dengan rumus 8 – 3 – 3 – 4, yaitu 8 Dimensi Profil Lulusan, 3 Prinsip Pembelajaran Mendalam, 3 Pengalaman Belajar Mendalam, dan 4 Kerangka Pembelajaran Mendalam. Perbandingan CP baru vs lama, buku harian 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, contoh jadwal dan kegiatan kokurikuler, CP terbaru 2025, cara penyusunan perencanaan pembelajaran mendalam didampaikan dengan jelas dan gamblang oleh pak Khofi.
Krgiatan akhir dari kegiatan sinau bareng tersebut dengan praktek penyususnan model Perencanaan mendalam, masing – masing utusan Lembaga terbagi menjadi dua kelompok. Setelah tugas selesai masing – masing kelompok diberi waktu untuk mempresentasikan tugas yang telah dibuat dan setelah semua tampil pak khofi selaku narasumber memberikan refleksi terhadap wakil masing-masing kelompok yang telah mempresentasikan sehingga para peserta merasa senang mengetahuikekurangannya.
Setelah kegiatan selesai Pak Bambang Irawan salah satu peserta sinau bareng dari MI Tsamrotul Ulum menyampaikan perasaannya bahwa pada awalnya merasa bingung karena Kurikulum Mendeka di lembaganya pada tahun ajaran 2024/ 2025 belum dilaksanakan secara keseluruan kini sudah muncul kurikulum yang baru. Namun, setelah mengikuti Sinbar, Pak Bambang merasa senang karena banyak dan dapat pengetahuan yang baru utamanya mengenai kurikulum berbasis cinta dan cara penyusunan perencanaan pembelajaran yang mendalam dengan kode PIN Rumus 8 – 3 – 3 – 4. Senada dengan yang disampaikan Pak Bambang, Ibu Utari dari MI Tholabul Huda juga menyampaikan kebetulan ada sesuatu yang baru kebetulan tahun ajaran ini saya terpanggil untuk mengikut PLPG sehingga akan menambah wawasan saya dalam mengerjakan tugas-tugas dalam PLPG tersebut terutama dalam penyusunan Perencanaan Pembelajaran mendalam dengan CP terbaru.
Sementara Bu Nur Janah utusan dari MI Roudlotul Mutta’alimin Karang liman menyampaikan, dirinya merasa terbantu dengan adanya sinbar seperti ini, sehingga kita dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan kita, karena selama ini kita merasa sudah benar dalam mengajar anak-anak. Berbeda dengan Pak Ulum dari MI Miftahul Huda dan Pak Fadlil dari MI Tambak. Mereka bilang no comen karena respon dari semua utusan sangat membantu pengetahuan kita. “Ya, saya hanya bisa bilang is the best untuk Sinbar Kurikulum Berbasis Cinta dan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Mendalam. Lanjutkan Gugus 07, Keren !!” tegasnya penuh semangat. (gus/Red)
