Mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Prodi PIAUD) UM Gresik, program kerja Seminar Parenting untuk orang tua wali murid dan guru (Ft.Istimewa/SabdaNews.com)
MOJOKERTO ,SabdaNews.com- Kilas balik seakan dialami Dwi Laili Fitriya Handayani, Saniya Najwa Arsyad, Sinta Wakhidah Senin (16/2/2026) saat ketiganya mengunjungi desa tempat Kuliah Kerja Nyata 40 hari sebulan lalu. Ketiganya mengunjungi TK Harapan Bangsa, Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Mereka ditemui Mega Nurmala, operator sekolah, yang menyampaikan ketidakhadiran kepala sekolahnya, ustadzah Maria, dikarenakan ada rapat dinas.
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Prodi PIAUD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) ini pernah melaksanakan program kerja Seminar Parenting bertema Mendidik Anak dengan Keteladanan dan Cinta di Era Digital (Dampak Penggunaan Gadget pada Perkembangan Anak Usia Dini). Program kerja seminar Parenting ini dipandu oleh mahasiswi Program Studi PIAUD, Dwi Laili Fitriya Handayani, dengan menghadirkan Ketua Program Studi PIAUD Universitas Muhammadiyah Gresik Fitri Ayu Fatmawati, M.Pd.
Dalam pemaparannya, Fitri Ayu menjelaskan bahwa Cinta merupakan fondasi utama dalam keluarga yang diwujudkan melalui kasih sayang, empati, perhatian, serta kehadiran orang tua dalam kehidupan anak.
“Keteladanan ditekankan sebagai metode pendidikan yang efektif, karena anak usia dini adalah peniru yang ulung dan cenderung mencontoh perilaku yang mereka lihat secara langsung.”ungkapnya.
Selain itu, Fitri Ayu juga memaparkan tantangan orang tua dalam mendidik anak di era digital, khususnya terkait penggunaan gadget. Dijelaskan bahwa penggunaan gadget memiliki dua sisi dampak, yaitu dampak positif apabila digunakan secara bijak, terukur, dan dalam pendampingan orang tua, serta dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan tanpa pengawasan. Dampak negatif yang disampaikan meliputi risiko keterlambatan bicara (speech delay), penurunan kemampuan fokus dan konsentrasi, gangguan sosial-emosional, hingga gangguan kesehatan fisik. Adapun dampak positifnya antara lain sebagai media stimulasi kognitif, pengembangan kreativitas, serta sarana komunikasi apabila digunakan secara tepat.
Sebagai tuan rumah Operator Sekolah Mega Nurmala mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seminar berlangsung tertib lancar dan berlangsung komunikasi dia arah. Imbuhnya, para peserta yang terdiri dari orang tua dan pendidik mengikuti kegiatan dengan antusias, terlihat dari perhatian selama penyampaian materi serta partisipasi dalam sesi tanya jawab.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok ini Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I. dihubungi di tempat terpisah menyampaikan rasa bangganya mahasiswi sanggup mengerjakan proker yang telah dirancangnya dengan baik. Melalui kegiatan ini, ujar Amiruddin, menyampaikan bahwa seminar parenting ini dapat memberikan pemahaman kepada orang tua dan pelaku pendidikan akanpentingnya memahami dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia dini pada Era Digital ini. ( Kontributor : Dwi Laili Fitriya Handayani/Red)
