Pengurus anjal membagikan beras zakat (ft.Istimewa/Red)
GRESIK. SabdaNews.com- Moment akhir bulan Romadhon bagi muslimin dan muslimat ada kewajiban membayar zakat fitri bagi setiap jiwa, dan penerimanya ada beberapa kelompok, namun yang utama adalah fakir dan miskin apalagi memelihara anak yatim. Rumah belajar anak jalanan setiap tahun selalu aktif membagikan zakat fitri kepada warga binaan, terutama yang selalu aktif mengikuti kegiatan, tahun ini adalah kali ke 7 dan membagi serta menyalurkan beras zakat.
Pembimbing anak jalanan Iin Budianti berharap kegiatan yang sangat mulia ini bisa berlangsung terus, dan pemberi zakat nya semakin banyak. ” Kami ber terimakasih kepada pemberi zakat diantaranya dari BAZNAS Gresik, para guru pembina dan beberapa aghniya, dan penerima zakat lebih kami prioritaskan pada binaan yang masuk kategori fakir, miskin dan yang ada anak yatimnya, serta rajin mengikuti kegiatan rumah belajar anjal”, jelas bunda Iin. Hampir semua penerima beras zakat melalui rumah belajar anjal merasa senang, terharu, bahkan ada yang menangis sesenggukan, mereka merasa malu untuk meminta zakat.
” Meski kami bekerja sebagai asongan kelas teri, dan pendapatan kami yang tidak seberapa, bahkan pernah tidak dapat plaris, kami sangat terharu dan berterima kasih kepada pemberi zakat dengan doa semoga harta bendanya di bersihkan dari hal yang madorot, dan diberikan keberkahan, dan saya membayar zakat dari beras ini untuk 2 anggota keluarga “, jelas Mbah Tuminah terbata bata yang masih sesenggukan. ( Ali/Red)
