Opini Publik
Oleh : Mushlikh, S.Pd.
SabdaNews.com – Moment pergantian tahun merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan membuat resolusi kehidupan dslam menyongsong masa depan yang lebih bermakna dan lebih baik dari tahun lalu. Menurut para ‘arif bijaksana’ (orang yang mengenal Allah), tahun baru Masehi dipandang sebagai bagian dari perjalanan waktu dan momentum untuk introspeksi diri, bukan semata-mata perayaan hura-hura.namun r uang waktu (space of time) yang sangat berharga ini , kita jadikan dasar laku yang kuat dalam memperbaiki kualitas hidup di masa datang.
Pergantian Tahun baik Masehi maupun Hijriah, adalah pengingat akan berlalunya usia dan semakin dekatnya akhir kehidupan. Waktu sebagai anugerah yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ketakwaan dan amal sholih, bukan untuk disia-siakan dengan perayaan yang berlebihan, namun momen ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri (muhasabah), merenungkan perbuatan di tahun sebelumnya di samping memperbaiki niat serta tindakan di tahun yang akan datang lebih sukses dan bermanfaat bagi sesama. Jelasnya
berusaha semaksimal mungkin mencegah hal -hal yang kurang bermanfaat bagi kehidupan diri, menghindari kemaksiatan menuju kebaikan yang bermanfaat bagi manusia dan alam semesta (rahmatan lil alamin).
Selanjutnya, Implikasi yang terpenting adalah menghindari tradisi atau kegiatan yang identik dengan kemaksiatan atau budaya yang bertentangan dengan syariat Islam, seperti pesta berlebihan, minum minuman keras dan perbuatan lainnya yang merugikan diri, apalagi menganggu orang lain. Momen berkumpulnya masyarakat saat Tahun Baru Masehi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang Islami dan mengedukasi pada masyarakat,bahwasanya semakin tahun, usia kita bertambah, kita semakin dekat dan sewaktu-waktu akan dipanggil Tuhan, Allah SWT seperti Do’a bersama, Istighosah, pengajian atau pembacaan shalawat, sebagai bentuk dakwah bil hal (tindakan nyata).
Dalam pergantian Tahun Masehi 2025 menuju Tahun Baru Masehi 2026, sebagai orang beragama dengan penuh kearifan, menjaga diri dari hal-hal yang dilarang, dan mengutamakan nilai-nilai spiritual, sebagian orang arif dan bijak mengatakan, Tahun Baru masehi atau Hijriah merupakan peringatan dari kehidupan dan kematian serta seruan untuk kembali kepada Allah SWT dengan hati yang bersih dan amalan yang lebih baik. Semoga di tahun Masehi 2025 kegagalan dan kekhilafan, kita kubur dalam-dalam dan menjadi ibrah kita bersama menyongsong aktivitas yang bermanfaat dan sukses di Tahun Baru Masehi 2026 nanti. (Penulis : Kepala UPT SD Negeri 273 Gresik/Red)
