Home PEMERINTAHANPertengahan Mei, Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur TA 2025 Segera Berikan Catatan dan Rekomendasi

Pertengahan Mei, Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur TA 2025 Segera Berikan Catatan dan Rekomendasi

by sabda news

SabdaNews.com – Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 segera menyelesaikan tugasnya, melalui Paripurna DPRD Jawa Timur tanggal 11 Mei 2026 dengan agenda melaporkan hasil kerja Pansus untuk menyampaikan catatan kinerja dan rekomendasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ketua Pansus LKPJ Gubernur Jatim Tahun TA 2025, Khusnul Arif menegaskan, bahwa pihaknya akan menyampaikan beberapa rekomendasi dan catatan khusus. Namun masih perlu finalisasi dan singkronisasi dengan tim ahli dan beberapa OPD di lingkup Pempprov Jatim.

“Kita masih maraton melakukan rapat kerja dengan beberapa OPD yang masih menyisakan sekitar 4 hari ini, sebelum laporan Pansus LKPJ,” ujar politikus Partai NasDem, Senin (4/5/2026).

Terkait adanya catatan khusus terhadap kinerja RSUD dr Soetomo Surabaya, lanjut Khusnul Arif, pihaknya membahas capaian kinerja rumah sakit plat merah milik Jawa Timur tahun 2025.

“Makanya kami tidak membahas adanya laporan itu (tahun 2024),” dalihnya.

Kendati demikian, Pansus LKPJ akan memberi alarm bagi semua stakeholder milik Pemprov Jatim yang kinerjanya kurang memuaskan.

“Kegiatanya apa terkait program Nawa Bakti Satya Gubernur Jatim, dan hasilnya seperti apa?” beber Khusnul Arif.

Ditambahkan Arif,  jika ada tata kelola yang kurang pas, maka capaiannya apa. Seperti belanja pegawai, capaian Jatim sehat, RSUD dr Soetomo harus memberikan capaian apa?

“Ada beberapa catatan, rekomendasinya pasti kita berikan. Tetapi saat ini, masih kita olah dan pendalaman yang akan diaampaikan dalam paripurna agenda laporan hasil Pansus LKPJ,” jelasnya.

Pansus LKPJ Gubernur Jatim juga akan fokus pada capaian kinerja dengan mendukung program visi-misi gunernur.

”Kita bicara kinerja anggaran, bicara efektifitas. Tidak hanya ourput, tetapi juga hasil yang didapat di lapangan, kita bicara tentang rekomendasi 2024 apakah sudah ditindak lanjuti apa belum,” beber Khusnul Arif.

Rekomendasi dan catatan yang diberikan Pansus, lanjut Arif bertujuan agar kinerja program kegiatan OPD maupun anggaran dari Pemrpov Jatim jauh lebih baik dan tepat sasaran.

“Memberikan outcome tidak hanya output yang lebih baik dan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Jatim. Kami tidak bicara angka capaian, tetapi bagaimana di lapangan apa manfaatnya dirasakan masyarakat. (pun)

You may also like

Leave a Comment