Home KESRALangitkan Doa untuk Menggapai Asa SD Almadany Gelar Permohonan Doa Restu

Langitkan Doa untuk Menggapai Asa SD Almadany Gelar Permohonan Doa Restu

by sabda news

GRESIK,SabdaNews.com- Menjelang pelaksanaan Asesmen Satuan Pendidikan dan Tes Kemampuan Akademik di bulan April 2026 ini, SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik Jawa Timur menggelar acara penuh makna bertajuk “Permohonan Doa Restu Ayah Bunda Kelas VI” Kamis (02042026) di Aula SD Almadany. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memohon doa restu orang tua dan guru, sebagai bekal spiritual siswa kelas VI dalam menghadapi ujian dan menyongsong masa depan.

Kepala SD Almadany Lilik Isnawati,S.Pd.,M.Pd. dalam sambutannya menekankan pentingnya peran doa dan dukungan moral dalam kesuksesan anak-anak. “Kami tidak hanya membekali siswa dengan ilmu, tetapi juga dengan kekuatan batin. Doa adalah jembatan harapan yang akan menguatkan langkah mereka,” ujarnya.

Sementara Ketua Bagian Dikdasmen dan PNF PRM Kedanyang Supriyono Imam Sampurno,M.Si. saat memberikan sambutan mengungkapkan berbagai perubahan nama asesmen dari Ebtanas, UN, AN, ANBK kemudian TKA tujuannya adalah untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dan dapat diukur mutu pendidikan di tingkat Nasional, Provinsi, Kota/Kabupaten, kecamatan dan Sekolah.

Suasana haru menyelimuti seluruh peserta saat sesi memohon maaf dan doa restu dimulai. Satu per satu siswa memeluk orang tua mereka, menundukkan kepala, dan mencium tangan sang ibu dan ayah. Tangisan haru pun tak terbendung, menjadi simbol kasih sayang yang tulus antara anak dan orang tua.

Acara permohonan doa restu dipandu Waka Sarpras yang juga Guru Kelas VI oleh Mahfudz Efendi,S.Pd.,Gr.,M.M. Dengan suara mengintimidasi dan didukung musik pengiring yang menyentuh, ia mengajak semua yang hadir merenungi perjalanan belajar para siswa. Sebuah tayangan video turut diputar, menghadirkan kilasan kenangan masa-masa sekolah, mengaduk perasaan. Tak sedikit yang meneteskan air mata—baik siswa, orang tua, maupun guru.

Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika para siswa berdiri, menjabat tangan orang tua mereka sambil meminta maaf dan memohon doa. Pelukan hangat menjadi pelabuhan rindu dan restu. Di sela isakan tangis, terdengar bisikan lembut doa dari orang tua yang menggema penuh cinta dan harapan. Semua yang hadir larut dalam suasana spiritual, memohon kepada Allah SWT agar anak-anak diberikan kelancaran, kesehatan, serta keberhasilan dalam ujian dan kehidupan mendatang.

Siswa upaya melanjutkan melangitkan doa untuk menggapai asa dengan mendatangi satu persatu ruang kelas, ruang guru, dan kantor hingga bertemu tenaga pramubakti serta security sekolah.
“Langitkan Doa untuk Menggapai Asa” bukan sekadar acara, tetapi menjadi wujud nyata bahwa SD Almadany mendidik dengan hati, menguatkan dengan nilai-nilai, dan mendampingi siswa dengan cinta serta harapan. ( Kontributor Shinta Lailatul Rizka/Red)

You may also like

Leave a Comment