Jasad Korban Terseret Arus Bengawan Solo di Gresik Ditemukan Mengapung

oleh -468 Dilihat

GRESIK, SabdaNews.com- Hardak (55), korban tenggelam terseret arus Bengawan Solo di wilayah Desa Berantem, Kecamatan Bungah akhirnya ditemukan. Jasad pria asal Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar itu ditemukan mengapung di wilayah Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu pada Jum’at (30/12/2022).

Jasad korban ditemukan mengapung di bibir sungai. Awalnya, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) mendapat informasi penemuan mayat dari nelayan Desa Randuboto sekitar pukul 22.00 WIB. Mendapat informasi tersebut, pihak Desa bersama sejumlah masyarakat langsung bergegas menuju lokasi penemuan mayat menggunakan perahu.

“Sekitar pukul 23.30 WIB jasad korban ditemukan nelayan. Awalnya salah satu BPD Desa Karangrejo dihubungi ada penemuan mayat di wilayah Randuboto, kami pun langsung berangkat menuju lokasi penemuan,” kata salah satu warga Desa Karangrejo yang ikut ke lokasi, Jum’at (30/12/2022) malam.

Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup dan mengapung di bibir sungai. Posisi penemuan jasad korban sekitar 2 kilometer ke arah utara dari tambangan Desa Randuboto. “Sekitar 2 km dari tambangan tajung,” terangnya.

Kapolsek Bungah AKP Sujito saat dikonfirmasi membenarkan bahwa jasad korban terseret arus Bengawan Solo di wilayah Desa Berantem telah ditemukan. Jajarannya juga turut ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban.  “Ditemukan di Sidayu, anggota Polsek Bungah ada di lokasi,” ujarnya.

Selain warga, petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri juga turut serta dalam proses evakuasi. Jasad tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga korban.

Baca Juga:  Layak Jadi Role Model, Gus Yani Tuntas Bangun 7 Titik Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Sebidang Tahun Ini

Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Hardak asal RT 2 RW 2 Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar dilaporkan hilang terseret arus saat mencari ikan mabuk atau komboan di Bengawan Solo, Senin (26/12/2022) bersama dua temannya.

Awalnya, Hardak berangkat bersama temannya untuk mencari ikan di Bengawan Solo wilayah Kecamatan Bungah. Tiba di lokasi, korban diduga terjun ke sungai untuk mencari ikan dengan menggunakan tangan. Namun, korban tidak kunjung muncul. Akhirnya dilaporkan ke aparat desa Karangrejo yang diteruskan ke Polsek Bungah. ( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.