9
GRESIK, SabdaNews.com – Ratusan warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menggelar sedekah bumi dengan cara sederhana namun bermakna, Sabtu (30/08/2025). Meski tak mengarak tumpeng raksasa atau gunungan hasil bumi, namun ratusan warga setempat ini tetap bahagia. Warga memilih memasak makanan sendiri, kemudian dibawa ke pemakaman umum Desa Cerme Lor.
Terdapat satu pesarean yang selalu menjadi panutan warga Cerme Lor, yaitu Eyang Senari, Nyai Siti Sundari, leluhur Desa Cerme. Dengan khidmad dan khusyuk, ratusan warga, tua muda jadi satu beralas tikar kemudian istighosah menggelar tahlil dan doa bersama di tengah makam leluhur, makam pahlawan serta ribuan makam warga yang berpulang terlebih dahulu.
Kepala Desa Cerme Lor Arifin mengatakan, sedekah bumi boleh dilakukan dimana saja, di masjid, mushola, rumah dan termasuk di tengah makam. “Sedekah bumi ini setiap tahun, kita doakan leluhur Pahlawan Desa Cerme, Eyang Senari, Nyai Siti Sundari. Ribuan makam warga Cerme Lor yang telah mendahului, juga kita doakan, ” ungkap Arifin, Kades Cerme Lor usai acara.
Menariknya, usai didoakan, berbagai makanan seperti tumpeng kecil, nasi bumbu Bali, lauk ikan bandeng, tahu tempat dll langsung ditukar satu sama lain. Warga kemudian berebut makan bersama sama tanpa sekat penuh keguyuban dan kebersamaan. Selain dimakan bareng, makanan maupun buah-buahan yang sudah ditukar sebagian dibawa pulang. “Memang tradisinya seperti itu, warga membawa makanan dari rumah didoakan di sini (baca ; pemakaman) kemudian ditukar di akan bareng, ada yang dibawa pulang, insyaallah berkah, ” jelasnya Ditambahkan, Arifin, usai meruwat makam leluhur, acara dilanjutkan tradisi seni wayang kulit di balai Desa Cerme Lor, Minggu malam.
Sementara, menurut Meri, dirinya setiap tahun mengikuti tradisi ruwatan di makam desa setempat. “Ini sedekah bumi rutin setiap tahun, bawa makanan didoakan bersama, kemudian ditukar, dimakan bersama terus sebagian dibawa pulang. tadi berdoa untuk orang tua yang sudah meninggal, minta doa semoga dosa-dosa orang tua diampuni Allah, dan mendapatkan tempat yang terbaik, ” pungkas Meri. (gus/red)