Home NewsDrone Jakarta for Sumatra Hiasi Langit Bundaran HI

Drone Jakarta for Sumatra Hiasi Langit Bundaran HI

by sabda news

SabdaNews.com-Di malam tahun baru Rabu (31/12/2025) yang biasanya identik dengan pesta pora diwarnai kembang api. Suasana malam itu larut dalam syahdu. Absennya semburan kembang api tidak menurunkan antusiasme masyarakat Jakarta untuk merayakan pergantian tahun bersama. Perayaan pergantian malam bertajuk ‘Jakarta Global City’ di Bundaran Hotel Indonesia kawasan pusat kota Jakarta masih dipadati masyarakat. Untuk kali pertama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merayakan malam pergantian tahun dengan konsep yang berbeda. perayaan pergantian tahun digelar tanpa pesta kembang api, dan digantikan dengan pertunjukan drone show, video mapping, serta doa bersama sebagai bentuk solidaritas dan empati.

Pemprov DKI Jakarta memilih tidak menampilkan kemeriahan berlebihan, hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutannya “ kesederhanaan menjadi sikap yang diambil pemerintah daerah di tengah suasana duka yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra”ujarnya.  Atraksi yang melibatkan ratusan drone itu tampak menari di langit di atas kawasan Grand Indonesia, tak jauh dari Patung Selamat Datang.

Pertunjukan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, selain panggung musik dan pertunjukan tata cahaya. Pemprov dan warga di Jakarta merayakan pergantian tahun baru dengan cara yang berbeda. Momen perayaan malam tahun baru di Jakarta kali ini menaruh penghormatan kepada para korban yang masih menghadapi bencana di Sumatera.  Pertunjukan drone menjadi salah satu rangkaian acara dalam perayaan pergantian malam tahun di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat. Sekitar pukul 18.40 WIB, puluhan drone mulai diterbangkan dan menghiasi langit Jakarta.
Atraksi drone berlangsung selama beberapa menit dengan menampilkan berbagai visual yang memukau. Salah satu formasi menampilkan tulisan “Jakarta for Sumatera”. sebagai simbol solidaritas, drone-drone tersebut membentuk tulisan “Jakarta for Sumatera”, disertai visual berupa susunan drone yang menyerupai bentuk Pulau Sumatera. Formasi kemudian berubah-ubah, menampilkan berbagai tulisan dan gambar.

Formasi drone kemudian berganti-ganti, menampilkan beragam tulisan dan gambar kreatif lainnya. Beberapa di antaranya menampilkan tulisan “Blok M Sentra ASEAN” serta visual Jakarta International Stadium. Pertunjukan ini juga menampilkan permainan warna yang beragam, mulai dari merah, hijau, biru, hingga oranye. Warga yang memadati area Bundaran HI tampak menengadah ke langit dan mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka. Selain itu, slogan “Road to Jakarta 500” serta maskot Je, Ka, dan Te turut ditampilkan melalui formasi drone di udara. Saat drone membentuk tulisan “Jakarta Harus Lebih Persija”, penonton memberikan tepuk tangan dan sorakan meriah.  Pengunjung juga disuguhkan visual siluet menarik, termasuk elemen iklan, sehingga menambah daya tarik pertunjukan.

Dalam aksi solidaritas lainnya, Pemprov DKI selaku penyelenggara juga melakukan galang donasi kemanusiaan untuk wilayah Sumatera dalam rangkaian perayaan pergantian tahun baru di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Hingga pukul 21.40 WIB, donasi yang juga terbuka untuk umum berhasil menembus angka Rp2,3 miliar.   Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin menegaskan Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta dan Bank Jakarta dalam mengintegrasikan mekanisme donasi kemanusiaan ke dalam seluruh rangkaian kegiatan. Donasi tersebut ditujukan untuk membantu wilayah terdampak bencana, tidak hanya di Sumatra, tetapi juga di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lainnya.

“Donasi dilakukan melalui penyediaan QRIS di titik-titik acara dan kanal digital yang didukung oleh sistem pemantauan secara real time. Dengan pendekatan ini, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan perayaan publik tidak berhenti pada hiburan, tetapi juga menjadi sarana aksi nyata solidaritas sosial,” katanya  “Hal ini juga tercermin dalam pemilihan lagu yang diperdengarkan di Bundaran HI, seperti ‘Jangan Menyerah’ dari d’Masiv yang memberi semangat dan harapan,” paparnya lagi.

Sebelumnya ia turut menjelaskan bahwa rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa pesta kembang api. Selain itu, setiap rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan atau panggung.  Bundaran HI menjadi salah satu dari delapan titik perayaan malam tahun baru di Jakarta, selain Lapangan Banteng, Mal FX Sudirman, dan Kota Tua. Lokasi ini juga menjadi panggung utama perayaan yang akan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno, Sekretaris Daerah Jakarta Uus Kuswanto, serta jajaran Forkopimda. Sejumlah musisi Tanah Air dijadwalkan tampil di Bundaran HI, di antaranya d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band. Sementara itu, titik perayaan lain di wilayah Jakarta akan dihadiri masing-masing wali kota. ( Kontributor Mahfudz Efendi/Red)

You may also like

Leave a Comment