GRESIK,SabdaNews.com- Sejumlah pengurus BMT Koperasi MWCNU Ujungpangkah hari ini melakukan Studi Tiru atau Ngangsuh Kweruh berkaitan dengan cara dan sistem aplikasi keuangan yang diterapkan oleh KSPPS MWCNU Dukun selama ini. Untuk diketahui bahwa KSPPS NU Dukun selama ini menjadi referensi atau jujugan bagi MWCNU Se Kabupaten Gresik yang mengelolah Perkoperasian. Kali ini adalah dari Pengurus Koperasi BMT MWCNU Ujungpangkah. Rombongan pengurus langsung disambut oleh pengurus harian MWCNU Dukun di Meeting Room Kantor MWCNU Dukun Jalan raya Mojopetung 09 Dukun Gresik (03/09/2024).
Kegiatan Studi Tiru ini adalah bagian dari ikhtiar bersama MWCNU dalam pemberdayaan dan meningkatkan kemandirian Ekonomi bagi warga NU dalam hal Koperasi. Disamping memberikan edukasi kepada warga tentang berbagai macam simpan pinjam keuangan yang berkaitan dengan sistem Syariah.
Gus Athok Ketua MWCNU Ujungpangkah mengatakan, sengaja kami studi tiru atau studi banding kepada pengelolah KSPPS NU Dukun berkaitan dengan aplikasi keuangan koperasi. “Dan Alhamdulillah dan sudah dijelaskan langsung oleh Ibu Amirotul Hikmah selaku Menejer KSPPS NU Dukun,” semoga Sharing ini bisa di aplikasikan ke BMT Koperasi MWCNU Ujungpangkah,” katanya.
Sementara itu sebagai tuan rumah KH Moh Sholeh Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun menyambut baik atas kedatangan rombongan pengurus MWCNU dan BMT Ujungpangkah ia menjelaskan, meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian ekonomi lewat koperasi ini sangatlah penting maka, kerjasama atau sharing inilah menjadi manfaat untuk saling take and give dalam kemajuan masing masing,” yang paling penting adalah Trust kepercayaan dan pengelolaan serta amanah dalam menjalankan koperasi di MWCNU,” jelas Yai Sholeh biasa disapa.
Kedua belah pihak juga membahas dan sepakat antara MWCNU Ujungpangkah dan MWCNU Dukun tentang Kerjasama menghadapi kesulitan atau tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan Klinik utamanya wilayah Utara Ujungpangkah, Dukun dan Panceng.Turut hadir pada giat acara ini pengurus KSPPS NU Dukun dan MWCNU Dukun serta BMT Koperasi Ujungpangkah. (Syafik Hoo/Red)