JAKARTA.SabdaNews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan mudik gratis bagi perantau asal Jawa Timur dari Ibu Kota Negara Jakarta.
Hari ini, Selasa (18/4/2023), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara khusus memberangkatkan 24 bus rombongan program mudik Jakarta-Jatim dari Halaman Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia, Jakarta, Selasa (18/4/2023).
Tidak tanggung-tanggung, total ada sebanyak 1.080 orang warga Jatim yang merantau di Jakarta yang mengikuti program mudik gratis Pemprov Jatim ini.
“Saya rasa ini yang dilakukan oleh Pemprov Jatim untuk memberikan layanan semaksimal mungkin kepada masyarakat Jatim,” kata Gubernur Khofifah usai memberangkatkan mudik bareng gratis tahun 2022.
Guna mengakomodir banyaknya pemudik yang akan menuju Jatim, Pemprov Jatim menyediakan sebanyak 23 Unit Bus dan 1 unit Bus tambahan dari Paguyuban Pawarta Jatim. Total 24 bus dengan rute khusus Jakarta-Jatim telah diberangkatkan oleh Gubernur Khofifah.
“Kita berharap bahwa ada kebahagiaan di saat mereka meraih kemenangan di hari raya Idul Fitri maka akan berseiring dengan kebahagiaan mereka,” ucapnya.
Kegiatan mudik gratis ini juga bertepatan dengan momen cuti bersama hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah yang akan dimulai pada 19 April esok hari. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan langsung pemudik menuju sejumlah daerah di Jatim dengan beberapa rute yang telah dibagi per cluster.
“Tujuan Madura sendiri lalu Pantura sendiri Tapal Kuda sendiri mataraman itu ada pacitan sendiri kemudian ada Ngawi, Magetan, Ponorogo sendiri kemudian tujuan wilayah arek itu untuk wilayah Surabaya dan Malang Raya dan Gresik,” ujarnya.
Sebagai informasi, rute tujuan mudik dari Jakarta ke Jatim yang diberangkatkan Gubernur Khofifah kali ini antara lain Jakarta-Bangkalan-Sampang-Pamekasan-Sumenep sebanyak 4 bus, Jakarta-Ngawi-Magetan-Madiun-Ponorogo disediakan 9 bus, lalu Jakarta-Pacitan sebanyak 2 bus.
Kemudian rute Jakarta-Bojonegoro-Tuban-Babat-Lamongan-Gresik disediakan 4 bus, lalu masing-masing 1 bus untuk rute Jakarta-Kediri-Tulungagung, Jakarta-Nganjuk-Kertosono-Jombang, dan Jakarta-Mojokerto-Surabaya-Malang, dan 2 bus untuk rute Jakarta-Lumajang-Jember-Banyuwangi.
Bukan tanpa alasan, Gubernur Khofifah menjelaskan mudik bareng gratis ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi arus kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan di jalan menjelang dan pasca hari raya Idul Fitri, mengurangi volume lalu lintas demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan yang lain, mengurangi kemacetan akibat banyaknya pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.
Selain itu juga untuk memberi kesan positif seperti tema mudik tahun ini yaitu nyaman dan berkesan, serta sebagai bentuk pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat utamanya pada waktu-waktu tertentu.
“Kita berharap akan mengurangi dari traffic di jalan raya saat arus mudik dan balik nanti,” harapnya.
Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Provinsi Jatim telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk menyambut mudik lebaran tahun ini. Dia menyebut bahwa elemen-elemen vertikal di Jatim juga diminta siap melakukan antisipasi mulai dari Pertamina PLN, jasa Raharja, Dinas Kesehatan, TNI, Polri.
“Kemarin kami juga sudah apel kesiapsiagaan operasi ketupat jadi mudah-mudahan diiringi dengan doa semuanya bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Jatim ini juga meminta beberapa Dinas terkait untuk tetap stand by di saat cuti bersama seperti Dishub, Dinkes, Diskom Info serta BPBD. Selain itu, Khofifah juga memerintahkan seluruh objek wisata di Jatim untuk melakukan antisipasi dan cek wahana wisata di tempat mereka, pastikan aman.
“Minggu kemarin kami juga meminta kembali untuk dilakukan cek, audit dan assessment peralatan-peralatan di wahana wisata tertentu,” pintanya.
Orang nomor satu di Jatim ini mengungkapkan bahwa antusiasme pemudik tahun ini sangat besar. Hal itu dibuktikan dengan besarnya animo pemudik yang mengantri sebelum pendaftaran resmi dibuka.
Tak hanya itu, kuota mudik gratis dengan tujuan Jakarta-Jatim ini juga langsung habis hanya dengan hitungan jam saja lantaran diburu oleh pendaftar atau calon pemudik.
“Saya berharap semua akan bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Jatim,” harapnya.
Tak hanya memberangkatkan mudik bareng gratis, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga membagikan bingkisan paket bekal buka puasa yang berisi air mineral, buah kurma, sejumlah makanan ringan bagi masing-masing pemudik.
Tak hanya mudik gratis, Gubernur Khofifah menuturkan Pemprov Jatim juga memfasilitasi balik gratis dari Jatim ke Jakarta. Disediakan 14 armada bus untuk 630 tempat duduk oleh Dishub Jatim dan akan di berangkatkan serentak pada tanggal 28 April 2023.
Pemberangkatan balik gratis dilakukan di beberapa titik Kabupaten Kota yaitu di UPT PPP LLAJ Tulungagung untuk rute Tulungagung – Jakarta sebanyak 2 bus, UPT PPP LLAJ Lamongan dengan rute Lamongan – Jakarta sebanyak 2 bus.
Kemudian 2 bus diberangkatkan dari UPT PPP LLAJ Jember untuk rute Jember – Jakarta, 4 bus diberangkatkan dari UPT PPP LLAJ Madiun rute Madiun – Jakarta, dan 4 bus diberangkatkan dari Terminal Ronggosukowati Pamekasan dengan rute Pamekasan – Jakarta.
Sementara itu, salah satu pemudik milenial Ahmad Zakiyul Afkar (20) dengan tujuan Lamongan menyampaikan apresiasinya dengan antusias program mudik bareng gratis dari Pemprov Jatim ini. Ia mengatakan mendapatkan informasi mudik bareng gratis ini dari feed Instagram Pemprov Jatim.
“Ini sangat saya apresiasi ya khususnya Jatim khususnya Gubernur Jatim, kalau bisa setiap tahun mengadakan yang seperti ini karena ini sangat diharapkan oleh masyarakat Jatim yang ada di Jakarta yang di perantauan,” katanya.
Afkar menyebut ini adalah kali pertama ia mengikuti mudik bareng gratis sejak ia merantau di Jakarta. Ia berharap setiap tahun Pemprov Jatim memfasilitasi mudik bareng seperti saat ini.
“Mungkin yang saya tekankan lagi apresiasi yang sebesar besarnya juga mungkin bisa meningkatkan lagi tentang fasilitas, tentang busnya supaya masyarakat warga Jatim yang ada di Jakarta bisa semuanya ikut mudik ke rumahnya masing-masing,” ucapnya.
“Terutama buat Bu Khofifah dan Pak Emil terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan mudik gratis ini untuk warga Jatim,” imbuhnya.
Tidak berbeda jauh dengan Zakiyul Afkar, Ika (21) pemudik milenial juga merasa senang dan bersyukur mendapatkan informasi adanya program mudik bareng gratis dari Pemprov Jatim. Dia mengaku ini adalah peluang baginya untuk bisa bertemu keluarganya di Lamongan.
“Pastinya terima kasih banyak, kita benar-benar bersyukur banget dan nggak ada kata lain selain terima kasih karena ini menjadi suatu kebanggaan buat kita juga, kita benar-benar bangga banget, senang banget,” katanya dengan antusias.
Pasalnya dia sempat mengalami kesusahan mendapatkan tiket kereta karena kehabisan. Sementara untuk ikut mudik bareng gratis dari Pemprov Jatim ini sangat mudah sekali cukup dengan mengirim nomor kartu keluarga dan nomor kartu tanda penduduk kepada koordinator dan benar-benar tanpa dipungut biaya sepeserpun.
“Semoga kedepannya makin bisa memfasilitasi kita sebagai anak rantau untuk balik ke kampung halaman sebagaimana yang kita inginkan,” ucap Ika.
Dan secara khusus, Ika menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah memfasilitasi mudik bareng gratis bagi para perantau Jatim yang ada di Jakarta.
“Semoga sehat selalu dan semoga dimudahkan rejekinya dan dipermudah segala urusannya sukses selalu dan pastinya selalu lancar selalu sukses segala urusannya,” tutupnya. (pun)
