JOMBANG.SabdaNews.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang akhirnya berhasil menetapkan sembilan Kiai sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Penetapan ini dilakukan berdasarkan hasil rekapitulasi suara dari enam bilik atau panel yang berisi usulan dari seluruh PWNU, PCNU dan PCI.
Total terdapat 4.860 suara yang diberikan kepada 34 nama calon anggota AHWA. Dari hasil rekapitulasi tersebut, KH Nurul Huda Djazuli dari Ponpes Ploso Kediri meraih suara terbanyak dengan perolehan sebanyak 486 suara. Posisi kedua ditempati TGK KH Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu dengan perolehan 478 suara.
Berikutnya, peringkat ketiga ditempati AG Dr KH Baharuddin HS, MA dengan perolehan sebanyak 392 suara. Peringkat keempat, KH Miftachul Akhyar dari Ponpes Miftahussunnah Surabaya dengan perolehansebanyak 351 suara. Peringkat kelima, KH Afifudin Muhajir dari Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dengan perolehan 340 suara.
Disusul KH Anwar Iskandar dari Ponpes Walisongo Kediri enempati peringkat keenam dengan perolehan 326 suara. Peringkat ketujuh, KH Anwar Mansur dari Ponpes Lirboyo Kediri dengan perolehan 304 suara. Peringkat kedelapan, KH Abun Bunyamin dengan perolehan 297 suara dan terakhit kesembilan Prof KH Said Aqil Siraj ebanyak 273 suara.
“Penetapan anggota AHWA periode 2026-2031 dengan ini ditetapkan,” ujar Prof H. Ganefri, Ph.D Ketua PWNU Sumatera Barat selaku pimpinan sidang pleno V, Minggu (30/8/2026) malam.
Setelah ditetapkan, pimpinan rapat pleno menskors selama 15 menit untuk memberikan waktu kepada anggota AHWA bersidang menetapkan Rais Aam terpilih masa khidmat 2026-2031 di ruang VIP di belakang Gudang Serba Guna (GSG).
Berikut daftar sembilan ulama yang memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai anggota AHWA Muktamar NU ke-35:
1. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) – 486 suara
2. TGK KH Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) – 478 suara
3. AG Dr KH Baharuddin HS, MA – 392 suara
4. KH Miftachul Akhyar – 351 suara
5. KH Afifuddin Muhajir – 340 suara
6. KH Anwar Iskandar – 327 suara
7. KH Anwar Manshur (Lirboyo) – 304 suara
8. Dr KH Abun Bunyamin, MA – 297 suara
9. Prof Dr KH Said Aqil Siroj – 273 suara. (pun)
