Home KESRATim Dapur SPPG Didatangkan Agar Wali Murid Tidak Lagi Khawatir.

Tim Dapur SPPG Didatangkan Agar Wali Murid Tidak Lagi Khawatir.

by sabda news

GRESIK, SabdaNews.com- Rabu (13/5/2026) siang, SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik Jawa Timur mendatangkan tim dari dapur   Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Prambangan yang memiliki kewenangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah alam ini untuk sosialisasi MBG.

Keempat tim dari SPPG Prambangan yang hadir adalah Fakhriansyah (Kepala SPPG), Agus Budiono (Asisten Lapangan), Desi Resnayanti (Admin), dan Alimah (Divisi umum). Sedangkan dari wali murid yang hadir adalah perwakilan dari setiap kelas dan pengurus Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Almadany.   Kepala SD Almadany Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kedatangan tim SPPG Prambangan dan wali murid yang berkenan hadir, ” Kehadiran bapak ibu ini, dapat menjawab berbagai pertanyaan dan kekhawatiran dengan berita-berita miring terkait MBG” Ujarnya.

Fakhriansyah (Kepala SPPG) dan Agus Budiono (Asisten Lapangan) menyampaikan berbagai kebijakan dan keberadaan MBG dan SPPG Prambangan.  Agus Budiono mengawali penjelasannya dengan sebuah testimoni dan kesan pribadinya, ” Saat pertama kali datang ke sekolah ini, kalimat pertama yang saya sampaikan ke teman yang mendampingi waktu itu, SD ini keren banget” ungkapnya

Ia menjelaskan program MBG dari pajak rakyat sehingga kehati-hatian penggunaan dana MBG ini sangat diperhatikan. Pihaknya mulai dari Kepala SPPG, Ahli Gizi, Chef (Ketiganya penunjukan dari BGN – Badan Gizi Nasional) dan 37 crew dapur SPPG Prambangan berkomitmen menjaga mutu, kualitas dan keamanan MBG yang disajikan, ” Kami semua mulai dari Kepala SPPG, Ahli Gizi dan Chief (ditunjuk atas penugasan BGN) tentu harus melihat dan berhati-hati dengan adanya kejadian tidak diinginkan dalam kasus MBG” Ujar Fakhriansyah.

Dalam sesi tanya jawab, banyak penjelasan dari pihak SPPG yang membuka kepercayaan dan perhatian wali murid. Tercatat ada enam dari wali murid dan 1 dari guru.  Terkait pendistribusian, pihak SPPG menjelaskan jika pihaknya menyalurkan MBG lima hari kerja sesuai ketentuan. Dan waktu pengiriman disesuaikan dengan kesepakatan SPPG – sekolah. Pihak SPPG menjaga kebersihan / sanitasi alat dan bahan. Juga penerapan SOP di setiap lini bagian.  “bahkan kami mempersilahkan orang tua datang ke SPPG untuk melihat langsung proses produksi dan alat” Ujarnya.

SPPG Prambangan juga menyatakan agar PIC sekolah yang ditunjuk memanfaatkan sarana komunikasi di grup Whatsapps, utamanya saat terjadi kejadian tidak diinginkan, peran cepat dari PIC sekolah menghubungi SPPG untuk sesegera mungkin dilakukan penanganan / tindakan, dalam hal ini pihak SPPG akan melibatkan pihak terafiliasi kerjasama yaitu RSUD Ibnu Sina dan Kepolisian.

Surat cinta di balik ompreng MBG

Saat penulis tanya tentang adanya lembaran berisi permintaan dan ucapan dari muridnya, pihak SPPG membenarkan kejadian tersebut, “tidak hanya selembar dua lembar, ada setumpuk lembaran berisi permintaan dan kesan saat makan MBG” Ungkap Agus.

Kebanyakan request menu makanan, tentunya menu tersebut akan dikondisikan sesuai gizi yang telah ditentukan. Dan permohonan adanya baru susu, pihak SPPG telah mendatanya dan akan diwujudkan di pekan depan.   (Kontributor Mahfudz Efendi/Red)

You may also like

Leave a Comment