SURABAYA, SabdaNews.com- Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Cris Kuntadi, SE., MM. mendorong mahasiswa STIAMAK Barunawati Surabaya terus meningkatkan skill. Pesan tersebut disampaikan Kuntadi – panggilan Cris Kuntadi saat menjadi narasumber kuliah umum pada mahasiswa, alumni dan mitra akademik, Rabu (29/4). Beberapa data diungkap Kuntadi, data penduduk usia kerja-diatas 15 tahun sebesar 218,17 juta. Angkatan kerja 154 juta. Angkatan kerja formal 40,16 persen.
Angkatan kerja informal-setengah menganggur 55 persen dan pengangguran 4 persen. Data pendidikan angkatan kerja tertinggi lulusan SD/SMP mencapai 50,78 persen disusul lulusan SMA/SMK 36, 12 persen dan S1 sebanyak 13,11 persen. Kuntadi juga membongkar fakta di lapangan bahwa profesional rekrutmen berbasis skill mencapai 73 persen, tertinggi. “Data ini menunjukkan bahwa adik-adik mahasiswa STIAMAK harus meningkatkan skill.
Ada tiga tantangan global yang mengubah lanskap dunia kerja, AI – digitalisation disruption, green transition and sustainability dan demographic and care economy shift “ujar Kuntadi. Sementara Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya, Dr. Gugus Wijonarko, MM. mengatakan bahwa kampus STIAMAK telah banyak melibatkan praktisi bisnis maritim dalam rangka memperkuat pengetahuan dan skill bisnis di bidang pelabuhan.
“Kami aktif melibatkan mahasiswa dalam program magang bumn dan magang mandiri pada operator terminal grup Pelindo. Kami akan terus memacu peningkatan skill pada mahasiswa, selain aktif kegiatan kuliah,” kata Gugus. STIAMAK tambah Gugus siap mendukung dan berkolabirasi dengan progran pemerintah baik pemagangan maupun inovasi skill dari pemerintah. (Fa/Red)
