Home KESRADari Kelas Menggerakkan Dakwah, Memajukan Persyarikatan

Dari Kelas Menggerakkan Dakwah, Memajukan Persyarikatan

by sabda news

GRESIK, SabdaNews.com- Pengajian dan Pembinaan Guru Karyawan SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik Sabtu (25/4/2026) pagi ini menghadirkan Badrus Sholeh, SE sebagai penceramah.  Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik ini membawakan tema guru Muhammadiyah berideologi kuat, dari kelas menggerakkan dakwah, memajukan persyarikatan.

Ketua Takmir Masjid Bayt Al Jabbar PRM Alam Bukit Raya Cabang Kebomas itu mengawali kajiannya dengan kalimat bijak Abu Hurairah Al ilmu qobla qouli wal amal – Ilmu itu sebelum perbuatan dan amal, dan Surah Muhammad 19 – Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.

Badrus mengungkapkan asal kata ideologis, “ideologi Ideos (gagasan, ide), logos (ilmu pengetahuan) yaitu seperangkat gagasan yang memuat cita-cita, nilai dan cara mencapai cita-cita tersebut yang menjadi pedoman bagi suatu komunitas / kelompok organisasi” Ujarnya.

Ia kemudian menyebutkan arti Manhaj (ath thariqotul wadhih) yaitu jalan / metode untuk menelusuri kedua tuntunan alquran dan sunnah yang ditinggalkan Nabi muhammad untuk umatnya.   Ideologi muhammadiyah, ungkapnya, mengajak manusia hanya menyembah Allah SWT – (Surah An Nahl 36)

selain itu manhaj Muhammadiyah berarti menjadi rahmat penebar kebaikan, kedamaian, keberkahan bagi seluruh alam (Surah Al Anbiya 107)  Landasan manhaj ber muhammadiyah sesuai HR alHakim sesungguhnya telah aku tinggalkan pada kalian dia perkara yang tidak akan tersesat selagi kalian berpegang teguh dengan keduanya yaitu Alquran dan sunnahku

Manhaj Muhammadiyah disebutkan pula sebagaimana Surah An-Nahl 125 , “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah1 dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk”

Bil hikmah artinya ucapan yang benar, dengan dalil dan landasan ilmu dengan benar, dengan bukti yang menimbulkan keyakinan dengan apa yang disampaikan.  sedang Mauidhoh hasana adalah Menyampaikan dengan santun, menjelaskan praktik atau tata caranya dan memberikan contoh nyata keteladanan.   3 landasan …

Badrus Juga mengungkapkan karakter dakwah Muhammadiyah yaitu Tajdid, Purifikasi dan Wasathiyah.   Ideologi guru muhammadiyah menurutnya harus memiliki pondasi ilmu dan pemahaman tentang islam dan ke muhammadiyah anak dengan cukup baik, prioritas kepada pembenahan aqidah dan budi pekerti .

Sebagai penutup, ia menyebut setiap muslim adalah da’i. Dimana Da’i tidak mengenal profesi (Ali Imran 104), Dai agen perubahan, Dai problem solver, dan Dai siap berkorban harta, pikiran, jiwa di jalan Allah (AS Shoff 10-11)   (Kontributor Mahfudz Efendi/Red)

You may also like

Leave a Comment