Home PEMERINTAHAN​Jatim Masuki Usia ke-81, Gubernur Khofifah Pamerkan Deretan Prestasi dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Ekosistem Transportasi ​

​Jatim Masuki Usia ke-81, Gubernur Khofifah Pamerkan Deretan Prestasi dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Ekosistem Transportasi ​

by sabda news

​SabdaNews.com – Provinsi Jawa Timur resmi memperingati Hari Jadi ke-81 pada Senin (12/10/2026). Dalam Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di gedung DPRD Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah, mulai dari penurunan angka kemiskinan ekstrem, pertumbuhan sektor pertanian, hingga perluasan konektivitas transportasi publik yang menjadi kebanggaan baru warga Jatim.

​Di hadapan pimpinan dan anggota dewan serta tamu undangan, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas sinergi luar biasa antara Pemprov Jatim, DPRD, pemerintah pusat, forkopimda, hingga bupati dan wali kota se-Jawa Timur. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan berbagai lompatan kemajuan di berbagai bidang.

Salah satu sorotan utama dalam pidato tersebut adalah keberhasilan Pemprov Jatim dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Berdasarkan data per Maret 2026, angka kemiskinan ekstrem di Jatim  diproyeksikan berhasil ditekan hingga menyisakan 0,29%.

​Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jatim pada Mei 2026 berhasil diturunkan ke angka 3,42%. Sektor pendidikan vokasi turut mendongkrak daya saing tenaga kerja muda, di mana pada Mei lalu Pemprov Jatim sukses mengirimkan 4.915 lulusan SMK untuk bekerja dan magang di 13 negara tujuan.

Di sektor pertanian, lanjut Khofifah, Jatim terus memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, produksi padi Jatim mencapai lebih dari 10,4 juta ton gabah kering giling (GKG) berkontribusi 17,34% secara nasional, dan tren positif ini berlanjut pada 2026 dengan estimasi produksi mencapai 10,24 juta ton.

“Untuk menjaga momentum emas ini, pemerintah menggencarkan program Jatim Agrohub serta regenerasi petani melalui lahirnya kantong-kantong petani milenial,” jelasnya.

​Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pemprov Jatim juga mendobrak sekat birokrasi melalui transformasi digital bernama Ekosistem Majapahit Digital (Maja Digi). Hingga September 2026, platform ini telah mengintegrasikan sebanyak 241 layanan publik dan administrasi pemerintahan secara transparan dan efektif.

Berikutnya, lanjut Khofifah, konektivitas wilayah di Jatim juga semakin terintegrasi dengan layanan transportasi massal kebanggaan daerah, Trans Jatim, kini telah mengaspal di 8 koridor meliputi; 7 koridor di wilayah anglomerasi Gerbang Kertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) serta 1 koridor yang membelah Malang Raya.

​”Sejak 2022 hingga 2026, Trans Jatim telah melayani hampir 23 juta penumpang dengan tingkat okupansi rata-rata mencapai 103%. Sebagai kelanjutan program ini, Pemprov Jatim dijadwalkan akan meluncurkan Trans Jatim Koridor Kedua di Malang Raya pada 30 Oktober mendatang” ungkapnya.

​Gubernur perempuan pertama di Jatim yang mengusung visi dan misi Nawa Bhakti Satya ini komitmen memajukan peradaban Jatim diwujudkan melalui pilar Jatim Cerdas, yang mengintegrasikan beasiswa santri unggul, penguatan vokasi, hingga kolaborasi bergengsi dengan King’s College London serta peluncuran dua program studi magister baru di bidang Advanced Cyber Security dan Digital Law.

​Di bidang kesehatan, jaminan kesehatan inklusif di Jatim telah melindungi 96,12% warga per September 2026, dengan usia harapan hidup yang kini menembus 75,36 tahun. Prestasi membanggakan juga diraih oleh RSUD dr. Soetomo yang dinobatkan sebagai rumah sakit terbaik di Indonesia dan mendapat pengakuan dalam berbagai ajang penghargaan internasional.

​Dengan mengusung falsafah “Jer Basuki Mawa Beya” bahwa keberhasilan memerlukan kesungguhan, kerja keras, dan pengorbanan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat Jatim. Dengan posisi strategisnya, Jatim kini siap mengukuhkan diri sebagai Gerbang Baru Nusantara yang menghubungkan wilayah, membuka kesempatan luas, serta memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Indonesia.

​Sambutan rapat paripurna istimewa dari Gubernur Jatim ditutup dengan pekikan semangat khas Jawa Timur yang disambut antusias oleh seluruh peserta sidang: “Jawa Timur! Gerbang Baru Nusantara!” (pun)

You may also like

Leave a Comment