GRESIK, SabdaNews.com- Kepala Desa (Kades) Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Khobir menyampaikan bahwa, desa yang dipimpinnya telah mendapat predikat sebagai “Desa Mandiri”. Karena itu, desa yang berada di wilayah Gresik utara ini terus berjibaku untuk mewujudkan program-program pembangunan yang telah dicanangkan. Saat ini, desa tersebut dalam sisi anggaran tak berbeda dengan desa lain, juga mengalami penurunan setelah ada kebijakan pemerintah pusat pengurangan dana tranfer ke daerah (TKD).
“Sebagai desa yang telah menyandang predikat Desa Mandiri dalam masa efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah desa diberi tugas untuk mampu berfikir dan kerja keras dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik di bidang pembangunan sarana dan prasarana (sarpras), kesehatan, pendidikan dan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Khobir, Jumat (2/10/2026). Khobir menjelaskan, sejumlah program desa telah dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dalam Rancangan Rencana Kerja Pemerintahan (RKP) Desa Tahun Anggaran 2027 dan Daftar Usulan RKP Desa Tahun Anggaran 2028.
Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, Karangtaruna, serta perwakilan masyarakat lain. Program tersebut antara lain, jalan lingkungan, jalan usaha tani (JUT), jalan poros desa (JPD), pembangunan gedung Posyandu di 3 dusun, bantuan operasional TPQ di masing-masing dusun, pemberdayaan tim penggerak (TP) PKK, dan lembaga kemasyarakatan desa (LKD) serta karangtaruna.
“Disaat anggaran desa dari pemerintah pusat berupa dana desa (DD) mengalami pengurangan sehingga terjadi efesiensi, Pemdes Sembunganyar dituntut kreatif dan inovatif untuk mencari sumber-sumber pendapatan desa (PADes) untuk pembiayaan pembangunan,” tuturnya.
Saat ini, tambah Khobir, Pemdes Sembunganyar fokus dalam mensupport dan memajukan gabungan kelompok.tani (Gapoktan), badan usaha milik desa (Bumdes), dan koperasi desa (Kopdes) Merah Putih untuk menggerakkan perekonomian masyarakat yang mayoritas bekerja di sektor pertanian. “Keberadaan sarana perekonomian tersebut sebagai lokomotif peningkatan ekonomi Desa Sembunganyar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. Ia mengajak semua masyarakat Sembunganyar untuk mendukung program-program yang telah dicanangkan pemerintah dan saling bekerja sama untuk mewujudkan program untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. “Tanpa dukungan dan kerja sama masyarakat pemerintah tidak bisa mewujudkan program-program pembangunan yang telah diusulkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (lim/Red)
