GRESIK, SabdaNews.com- Suasana berbeda saat gelaran TPQ 76 Tanwirul Hikmah Tanjungsari Randuboto Sidayu Gresik. Pasalnya konsep acaranya di buat dengan sentuhan digitalisasi dengan memanfaatkan teknologi dan aplikasi interaktif dengan perkembangan zaman sekarang. Acara tersebut dipusatkan di Graha Dwika Alun Alun Sidayu Gresik (24/09/2025)
Digitalisasi sendiri adalah proses mengubah informasi atau data dari format analog menjadi format digital. Ini memungkinkan data untuk diproses, disimpan dan dikirimkan dengan lebih efisien dan efektif menggunakan tekhnologi digital. Dari yang manual menjadi digitalisasi cepat dan efektif.
Acara tersebut dihadiri 250 undangan terdiri dari wali santri, tokoh masyarakat, serta para tamu kehormatan di antaranya : KH Fathoni Abdus Syukur Korcab Gresik, Ibu Nyai Hj Maimunah, Korcab Gresik, 4 Korcam Sidayu, 10 guru TPQ Tanwirul Hikmah. Sebanyak 15 Khotimin Khotimat berhasil menuntaskan bacaan Al Qur’an hingga khatam dengan baik dan lancar.
Muhayyah Juniati atau akrab di sapa dengan (Mbak Nia) selaku panitia Khataman menegaskan, acara ini dikonsep dengan perpaduan nuansa religius dan modern. Selain menampilkan tradisi Khatmil Qur’an yang penuh kekhidmatan, panitia juga menghadirkan sentuhan digitalisasi dengan memanfaatkan teknologi aplikasi yang interaktif dan menarik. “Pertanyaan langsung kepada peserta Khataman dengan cara memilih nomer yang tertera di layar digital oleh orang tua santri saat itu akan muncul dan santri TPQ akan menjawabnya.
Mbak Nia menyebut, saya ingin menghadirkan suasana Khatmil Qur’an yang tidak hanya menjaga kekhusyuan, tetapi juga menyesuaikan atau adaptasi dengan perkembangan Zaman, ” Santri harus akrab dengan Al Qur’an sekaligus melek digital,” terang mbak Nia. Acara berlangsung penuh haru dan Syukur ditutup dengan doa bersama dengan keberkahan ilmu, keberlanjutan perjuangan dakwah, dan kejayaan generasi Qur’ani yang cinta Al Qur’an sekaligus siap menghadapi tantangan era modern (Syafik Hoo/Red)
