GRESIK, SabdaNews.com- MUI Kabuapeten Gresik , Penguatan dakwah menjadi agenda utama kepengurusan baru yang akan dijalankan lima tahun ke depan, dengan melibatkan ormas Islam serta lembaga sekolah guna memperluas pembinaan umat di wilayah Kecamatan Dukun. Komitmen tersebut mengemuka dalam Pengukuhan Kepengurusan MUI Kecamatan Dukun Masa Khidmat 2025-2030 di Aula Kantor Kecamatan Dukun, Rabu (4/2/2026). Kepengurusan MUI Kecamatan Dukun, secara langsung dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib, sementara Surat Keputusan dibacakan Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, M.Ag., hadir pula Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH. Abdul Malik, MM., M.Fil.I.
Ketua MUI Kecamatan Dukun, Drs. KH. Hilal, Dip.Is., M.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para undangan sekaligus menjelaskan arah program kepengurusan baru. “Jazakumullah khoiron katsiro atas kehadiran panjenengan semua. Ini menjadi semangat bagi kami untuk menjalankan amanah lima tahun ke depan,” kata Kiai Hilal. Kiai Hilal menjelaskan, hadirnya dua komisi baru akan menjadi kekuatan tambahan untuk mengembangkan program pelayanan umat yang telah berjalan sebelumnya.
Rencananya, kata Kiai Hilal, Safari Ramadhan tahun ini akan diperluas dengan melibatkan Ormas Islam, yaitu NU, Muhammadiyah, serta Pondok Pesantren, agar menjadi gerakan dakwah bersama di tingkat kecamatan. “Kalau sebelumnya hanya bersama dengan Camat, tahun ini kita akan gandeng Ormas Islam dan Ponpes agar Safari Ramadhan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat,” jelas Kiai Hilal.
Kiai Hilal juga menuturkan rencana pembinaan moral remaja melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah, khususnya tingkat MA/SMA/SMK, serta pembinaan umahat (Ibu-ibu) melalui sinergi dengan Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah. “Kami berharap semua komisi bisa bergerak bersama dan mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” kata Kiai Hilal.
Camat Dukun, Gunawan Purna Atmaja, S.STP., M.M., dalam sambutanya menyampaikan dukungan terhadap program yang dirancang kepengurusan baru, dan berharap sinergi ulama dan pemerintah kecamatan dapat memperkuat program yang sudah berjalan. “Kami siap berkolaborasi dan berharap para kiai juga mendukung program pemerintah seperti Asta Cita Presiden, MBG, dan KDMP,” ujarnya. Gunawan juga berharap, ada gebrakan program dari MUI Dukun, seperti pendampingan UMKM, terutama dalam proses sertifikasi halal, yang dinilai sejalan dengan peran strategis MUI di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib dalam arahannya menekankan pentingnya segera menyusun program kerja melalui rapat kerja setelah pengukuhan. “Setelah dikukuhkan, harus segera rapat kerja, jangan berhenti di seremonial,” kata Kiai Rofiq.
Ketua Umum juga menyampaikan, bahwa program kerja merupakan panduan utama agar roda organisasi berjalan efektif dan terarah selama masa khidmat. “Melalui program yang akan dirancang, MUI harus menitikberatkan pada penguatan peran Khodimul Ummah, yang berjalan beriringan dengan Shadiqul Hukumah dan Himayatul Ummah,” ujar Kiai Rofiq.
Lebih lanjut, Kiai Rofiq menambahkan, program yang disusun harus selaras dengan program pemerintah kecamatan, serta menjawab kebutuhan riil masyarakat agar kehadiran MUI benar-benar dirasakan manfaatnya. “MUI harus hadir memberikan pelayanan, bimbingan, dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus ikut memikirkan peningkatan taraf hidup umat,” pungkas Kiai Rofiq. (lim/Red)
