Guru kelas mengajarkan pilihan ketua kelas, mirip pilihan saat pemilu (Istimewa)
GRESIK – Memberikan pengalaman secara langsung dalam memilih pemimpin di kelas dengan gaya demokrasi yang selama ini dilakukan dengan pemilihan umum, adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi masing masing siswa kelak ketika dewasa. Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di UPT SDN 4 Petrokimia Gresik. Salah satu kegiatan utama yang diselenggarakan adalah Pesta Demokrasi Serentak bagi peserta didik kelas 2 hingga kelas 6 melalui pemilihan ketua kelas secara langsung.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai pentingnya memilih pemimpin secara jujur, adil, dan bertanggung jawab. Sebelum pelaksanaan pemungutan suara, para guru memberikan edukasi mengenai makna demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta tata cara pelaksanaan pemilihan yang tertib.
Setiap kelas melaksanakan proses pemilihan layaknya pemilu sesungguhnya. Para calon ketua kelas memperkenalkan visi dan misi, kemudian seluruh siswa menggunakan hak pilihnya secara langsung melalui surat suara. Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Kepala UPT SDN 4 Petrokimia Gresik, Suci Handarini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter dalam rangka MPLS Ramah, yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk peserta didik menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan menghargai perbedaan pendapat. Pelaksanaan MPLS Ramah memang diarahkan untuk menjadi pengalaman belajar yang aman, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.
” Bagi kami, memberikan pengalaman secara langsung pelaksanaan pesta demokrasi meski dalam bentuk mini di masing masing kelas, adalah pengalaman secara langsung dan juga sikap calon pimpinan, sikap panitia pilihan, dan peserta menggunakan hak pilih, apalagi guru kelas kami saat pemilu sering terlibat di PPS dan KPPS, sehingga sangat menjiwai dalam memandu pilihan ‘, terang Suci. Selasa (14/7).
Melalui Pesta Demokrasi Serentak ini, diharapkan seluruh siswa dapat memahami bahwa setiap suara memiliki nilai, menghormati hasil musyawarah dan pemilihan, serta siap menjadi generasi yang berkarakter, demokratis, dan mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan diakhiri dengan pengumuman hasil pemilihan pengurus kelas di masing-masing kelas, disambut tepuk tangan dan ucapan selamat dari guru maupun teman-teman. Semangat kebersamaan dan demokrasi yang tumbuh sejak dini diharapkan menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. ( Ali/Red )
