Proyek Sumber Bor Air Di Kedanyang Mangkrak

Sabdanews.com-  Proyek  PU Cipta Karya Kabupaten Gresik, sampai saat ini  masih belum bermamfaat terhadap warga Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Gresik. Proyek yang menelan Dana Rp 450 Juta ini ditindaklanjuti oleh pihak PU Gresik.  Harapan warga Desa Kedanyang agar pompa air  yang dibangun tahun 2018 dengan dana APBD tahun 2018 bisa dipergunakan oleh Warga setempat.

Menurut Mas’ud Hakim,M.Si Direktur  LSM PiAR terhadap proyek cipta karya (PU) tgl. 23 feb 2019 di Ds Kedanyang Kec. Kebomas-Gresik, bahwa proyek yang berada di RT 2 RW 6 Ds. Kedanyang Kec. Kebomas.  Lokasi pekerjaan proyek tidak sesuai dengan kondisi yg diharapkan oleh masyarakat yaitu, adanya sumber mata air sebagai kebutuhan sehari hari. Tapi kenyataannya tidak sesuai dengan harapan masyarakat Desa Kedanyang Kec.Kebomas Gresik.

Penentuan lokasi proyek sumur bor oleh pihak cipta karya terkesan asal asalan karena pihak desa dan masyarakat tidak dilibatkan dalam forum partisipasi untuk menentukan lokasi sumur bor padahal sebelumnya aparat Desa Kedanyang meminta agar melibatkan masyarakat, karena mereka tahu air yang mengeluarkan air.

Masih kata Mas’ud , Setelah pekerjaan proyek tersebut selesai ternyata tidak membawa manfaat bagi masyarakat Ds. Kedanyang khususnya warga RT 2 RW 6 karena sumur bor yg diharapkan menjadi sumber kebutuhan dalam kehidupan (air) tidak terwujud alias proyek cipta karya tersebut gagal, mangkrak sampoai saat ini belum ada mamfaatnya bagi masyarakat Desa.

Sebagian masyarakat mengharapkan pertanggung jawaban kepada pihak kontraktor sebagai pelaksana dalam proyek tersebut dan pihak PU(cipta karya) sbg penanggung jawab dalam proyek Sehingga seharusnya pihak PU (Cipta Karya) mengecek dulu ke lokasi  tentang sumber tersebut. Memang warga Desa Kedanyang Kec.Kebomas Gresik, senang dibangun Proyek  pengeboran tersebut kareena PDAM di Desa Tersebut belum masuk, kata Direktur  PiAR

Setelah beberapa kali pihak Perangkat Desa berinisiatif  laporan yg dilakukan oleh pihak perangkat desa kepada phk PU (cipta karya) namun tidak ada jawaban maupun solusi terhadap gagalnya proyek sumur bor di Ds. Kedanyang Kec. Kebomas Kabupaten Gresik. Sampai saat ini proyek yang menelan  Dana sekitar Rp.450 juta,tentunya sangat disayangkan krn proyek tsb tdk bermanfaat bg masyarakat dan sekarang dalam keadaan mangkrak.

Dengan kondisi tersebut diperkirakan adanya potensi kerugian negara,utk mengetahui besar kecilnya kerugian proyek tsb dpt dilakukan oleh yg berwenang yaitu BPK, diharapkan agar pihak  BPK  untuk  turun ke Lapangan agar  mengetahui potensi kerugian negara tsb serta memfasitasi masyarakat desa kedanyang Kecamatan Kebomas Gresik.

“ Kami LSM yg mempunyai fungsi pendamping thd masyrkat jg sebagai fungsi pengawasan  dlm pembangunan tentu punya atensi thd mslh ini,mengingat proyek tsb sangat merugikan masyarakat krn proyek,serta tdk menutup kemungkinan akan membawa masalah ini ke ranah hokum, kata Mas’ud Hakim,M.Si Direktur  LSM PiAR.

Sementara itu Kepala Bidang PU Cipta Karya ; Bu Tri , tidak mau  konfirmasi wartawan,  kata anak buahnya ibu dipanggil  Pak Gunawan  Kepala PU Gresik. (lim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *