SabdaNews.com- Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani, menegaskan bahwa pemulihan sektor pariwisata, ekonomi kreatif (ekraf), dan UMKM pascabencana di Kota Padang dan Sumatera Barat harus dilakukan secara terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ia memastikan DPR RI akan mengawal proses tersebut agar benar-benar menyentuh rakyat kecil. “Pemulihan tidak boleh setengah hati. Negara harus hadir memastikan destinasi pulih, UMKM kembali berjualan, dan pelaku ekonomi kreatif kembali produktif,” tegasnya.
Menurut Nila Yani, enam bulan ke depan harus menjadi fase percepatan pemulihan ekonomi rakyat. Pemerintah tidak cukup hanya membangun fisik, tetapi harus menggerakkan kembali perputaran ekonomi warga terdampak, termasuk dari hunian sementara (huntara). Ia mendorong pembukaan ruang-ruang ekonomi baru bagi UMKM, pedagang kecil, serta pekerja sektor pariwisata. Ia juga meminta relaksasi pembiayaan, percepatan akses KUR, dan penguatan literasi bisnis agar UMKM tidak kembali terbebani cicilan. “Pemulihan harus berorientasi pada kembalinya omzet, bukan sekadar bantuan simbolis,” ujarnya.
Di sektor ekonomi kreatif, Nila Yani mendorong pemetaan menyeluruh pelaku ekraf terdampak serta koordinasi lintas kementerian agar program pemulihan tepat sasaran. Ia juga mengusulkan pelibatan anak muda melalui workshop konten digital untuk membangun optimisme sekaligus promosi daerah. “DPR RI akan memastikan prinsip build back better dijalankan dengan mitigasi matang agar bencana serupa tidak kembali melumpuhkan ekonomi rakyat,” tegasnya.
Nila Yani mengapresiasi langkah cepat Pemprov Sumbar yang telah memetakan 67 destinasi wisata terdampak dan memperkuat manajemen krisis serta penandaan zona aman. Ia mendukung konsep volunteer tourism sebagai model kebangkitan berbasis partisipasi dan gotong royong.
Data sementara menunjukkan 67 destinasi terdampak, termasuk 14 homestay dengan nilai kerusakan Rp45,5 miliar dan kerugian Rp16,7 miliar. Karena itu, ia menekankan percepatan finalisasi dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) agar dukungan pusat dan daerah berjalan sinkron dan terukur.
Menutup pernyataannya, Nila Yani menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya soal angka, tetapi soal keberpihakan. “Kami bersama Komisi VII DPR RI akan mengawal perencanaan program Kementerian agar selaras dengan kebutuhan daerah. Kami juga mendorong percepatan pemulihan pariwisata Padang agar bangkit lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat UMKM sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat,” tutupnya. (lim/Red)
