Home KESRAMenyambut datangnya Ramadan, mahasiswa UMG berikan sumbangan tandon air untuk wudlu

Menyambut datangnya Ramadan, mahasiswa UMG berikan sumbangan tandon air untuk wudlu

by sabda news

Hasil karya mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik ( UM Gresik) yang telah melaksanakan salah satu program kerjanya dalam KKN UMG  (ft.Istimewa/SabdaNews.com)

GRESIK, SabdaNews.com- Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik ( Gresik) kembali menginjakkan kaki di desa Bangeran dan desa Ngemplak Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto Senin (16/2/2026).  Kenangan mereka saat empat puluh hari Kuliah Kerja Nyata (KKN) seakan kembali hadir saat mengunjungi masjid tempat mereka melakukan program kerjanya.

Sebuah tandon air berwarna kuning tampak tegak berdiri di atas bangunan toilet Masjid. Di sampingnya 5 kran air wudlu memancarkan air dengan kencang.  Itulah hasil karya mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik ( UM Gresik) yang telah melaksanakan salah satu program kerja berupa pembuatan dan pemasangan sistem Pengisian air tandon otomatis di Masjid Dusun Bangeran dan Masjid Dusun Ngemplak Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto.

Tepat Selasa (10/2/2026) ketiga mahasiswa Teknik Elektro itu menyelesaikan program kerja KKNnya. Ketiganya adalah Muhammad Hafis Hakim, Rizki Kurniawan Firmansyah, dan Dewi Dewanti Subrata  Muhammad Hafis Hakim menjelaskan tentang program kerja yang dipilih kelompoknya. “Jadi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sistem pengisian air yang lebih efektif dan efisien di lingkungan masjid” Ujarnya. Selama ini, tambahnya, proses pengisian tandon air masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menyebabkan air meluap, pemborosan listrik, serta kurang optimalnya pengawasan ketersediaan air untuk kebutuhan wudhu dan kebersihan masjid.

Hafis panggilan Muhammad Hafis Hakim, menambahkan melalui inovasi ini, mahasiswa merancang dan mengimplementasikan sistem pengisian air otomatis yang bekerja menggunakan sensor ketinggian air dan kontrol pompa. Sistem akan secara otomatis menyalakan pompa ketika volume air dalam tandon berkurang dan mematikannya ketika tandon telah penuh. Dengan adanya sistem ini, pengurus masjid tidak perlu lagi melakukan pengecekan secara berkala karena sistem telah bekerja secara otomatis dan terkontrol.

Hafild menjelaskan detail pelaksanaan kegiatan, diawali dengan tahap perancangan alat, persiapan komponen, perakitan sistem, hingga proses pemasangan instalasi di lokasi. Setelah pemasangan selesai, dilakukan pengujian untuk memastikan sistem dapat bekerja dengan baik, aman, dan sesuai dengan perencanaan.  ” Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti”ungkapnya

Pengurus masjid dan masyarakat sekitar menyambut baik program ini karena dinilai sangat membantu dalam menjaga ketersediaan air secara stabil serta meningkatkan efisiensi penggunaan air dan listrik. Selain memberikan manfaat teknis, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan ketiga mahasiswa itu di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I. yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan selama proses pelaksanaan program kerja.

Ditemui di tempat terpisah, Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I berharap semoga program pengisian air tandon otomatis ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Masjid Dusun Bangeran dan Masjid Dusun Ngemplak, serta menjadi inspirasi untuk pengembangan inovasi teknologi lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. ( Kontributor :  Dewi Dewanti Subrata/Red)

You may also like

Leave a Comment